Berita

Melalui Aplikasi NAKULA, Pengurusan Akta Kematian bisa di RT setempat

Surel Cetak PDF

nakula
DispendukCapil Surabaya - Selasa (12/11), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya melakukan sosialisasi aplikasi NAKULA di kelurahan Pegirian. Aplikasi NAKULA (Nata Administrasi Keluarga untuk Laporan Keluarga) merupakan aplikasi untuk mengurus akta kematian dan ke depannya juga dapat digunakan untuk mengurus akta kelahiran. Sosialisasi disampaikan oleh Endang Kusuma Putri, Kasi Kelahiran dan Kematian, serta dihadiri oleh pengurus RT dan beberapa warga setempat. 
 
Aplikasi ini merupakan terobosan dari Dispendukcapil Surabaya agar kepengurusan dari akta kematian dan akta kelahiran dapat diurus dengan cepat dan efisien. Aplikasi Nakula dapat di download di Playstore dan diakses melalui handphone, serta untuk akta kematian hanya dapat diakses oleh pengurus RT setempat.
 
Di Kelurahan Pegirian juga, Nakula pertama kali diperkenalkan ke publik pada tanggal 23 Oktober 2019. Saat itu, Nakula diperkenalkan langsung oleh Agus Imam Sonhaji, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Surabaya.
 
Alur Nakula dapat diakses melalui https://bit.ly/2JyoSN0
Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 14 November 2019 01:33 )
 

Mengenal 'Puntadewa' Aplikasi Pemkot Surabaya, Alat Bantu Hitung Jumlah Warga Non Permanen

Surel Cetak PDF

img 4626

Pemerintah Kota Surabaya memiliki aplikasi untuk menghitung jumlah warga non permanen di Kota Surabaya. Aplikasi itu bernama Puntadewa (Himpun Data Demografi Kawasan) yang dikelola Dispendukcapil Kota Surabaya. Lewat kecanggihan aplikasi ini, warga nonpermanen di Surabaya per 10 Oktober 2019 diketahui berjumlah 1.232 jiwa. Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengungkapkan, aplikasi tersebut tercetus berdasarkan kebutuhan untuk mendata penduduk non permanen yang tinggal di Surabaya. "Jadi orang boleh tinggal di mana pun menggunakan Kartu Identitas Penduduk Musiman (KIPM),” kata Agus.

Agus mengatakan, Puntadewa dibuat setelah mengacu pada Permendagri Republik Indonesia nomor 14 tahun 2015, tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen serta Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Agus memastikan pendataan warga nonpermanen ini penting untuk mengetahui jumlah keseluruhan penduduk yang tinggal di Kota Surabaya saat ini. Setelah diketahui secara keseluruhan, lanjut Agus, jumlah itu akan digunakan untuk mengukur dan menghitung kebutuhan warga yang tinggal di Surabaya, seperti kebutuhan penambahan infrastruktur maupun pelayanan publik. Lebih lanjut Agus ngungkapkan, dirinya juga mengimbau bagi yang belum terdata agar segera mendaftarkan diri. Pendaftarannya pun bisa dengan menghubungi RT/RW setempat maupun mendaftar secara online di website Dispendukcapil. Jika mendaftar secara online dan mengikuti seluruh tahapan selanjutnya dapat mengklik tombol simpan. "Jika semua data benar maka secara otomatis akan di approve. Pendaftar akan mendapatkan barcode yang dapat dicetak sebagai bukti bahwa telah mendaftar,” terang Agus.

 

Sumber :

https://jatim.tribunnews.com/2019/10/16/mengenal-puntadewa-aplikasi-pemkot-surabaya-alat-bantu-hitung-jumlah-warga-non-permanen
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 26 Oktober 2019 06:03 )
 

Permudah Perekaman KTP-EL, Dispendukcapil "Jemput Bola" ke Sekolah

Surel Cetak PDF

ktpelsekolah

Para siswa SMA/SMK di Surabaya yang akan memasuki usia wajib memiliki KTP (di atas 16 tahun) pada tahun ini, kini tidak perlu repot melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-EL). Mereka tak perlu izin meninggalkan sekolah demi mengurus di kantor kecamatan maupun di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya di Siola. Sebab, petugas Dispendukcapil Surabaya yang datang ke sekolah. Demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Dispendukcapil Surabaya melakukan layanan 'NjeBol Anduk' atau 'Njemput Bola' Administrasi Kependudukan dengan melakukan perekaman KTP-EL di sekolah. 
Seperti pada Kamis (12/9/2019), Dispendukcapil Surabaya melakukan perekaman KTP-EL di SMA Katolik Frateran Surabaya.
 
Kepala Seksi Kerja Sama dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kota Surabaya, Antonius Rachmat W menyampaikan, perekaman KTP-EL di sekolah merupakan bagian dari agenda pelayanan rutin kepada masyarakat. “Untuk perekaman di sekolah ini sifatnya kalau ada permohonan dari pihak sekolah. Dispendukcapil akan menindaklanjutinya dengan melakukan perekaman. Intinya, kami mempermudah warga,” jelas Antonius. Dijelaskan Antonius, pihak sekolah bisa mengajukan data siswa-siswanya yang akan melakukan perekaman KTP-EL dengan memperhatikan beberapa syarat. Di antaranya, benar-benar warga Surabaya dan usianya sudah akan masuk usia wajib KTP (di atas 16 tahun), serta melampirkan foto copy Kartu Keluarga (KK). “Saat mereka menginjak usia 17 tahun, KTP sudah siap cetak dan bisa diambil di kecamatan masing-masing sesuai domisili. Mereka tidak perlu lagi perekaman di kantor kecamatan ataupun di Siola,” sambung Antonius. Sebelum datang ke sekolah, Dispendukcapil akan meminta data tersebut untuk dilakukan pengecekan. Menurut Antonius, merujuk pengalaman tahun lalu, ketika akan direkam, ternyata ada yang NIK nya terblokir atau bukan warga Surabaya.
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 21 September 2019 01:40 ) Selengkapnya...
 

Pelatihan Aplikasi Pendataan Penduduk Non Permanen

Surel Cetak PDF

alt

Kamis, 5 September 2019 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya mengadakan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Puntadewa untuk Pendataan Penduduk Non Permanen. Acara yang dilaksanakan di Convention Hall, Gedung Siola Lantai 4 tersebut dihadiri oleh Operator Kecamatan dan Operator Kelurahan se-Kota Surabaya. Selama acara peserta diberikan materi mengenai Pendataan Penduduk Non Permanen sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen. “Mulai minggu depan akan diadakan juga pelatihan dan bimbingan teknis untuk Ketua RT dan Ketua RW se-Kota Surabaya, dimana lokasi pelatihannya berada di BLC milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya”, tutur Ibu Relita Wulandari, S.Sos selaku Kepala Seksi Pindah Datang dan  Pendataan Penduduk.

Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 06 September 2019 06:56 )
 

Sosialisasi Pendataan Penduduk Non Permanen

Surel Cetak PDF

 alt

Senin, 26 Agustus 2019 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya mengadakan Sosialisasi Pendataan Penduduk Non Permanen dan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) bagi Orang Asing. Acara yang dilaksanakan di Convention Hall, Gedung Siola Lantai 4 tersebut dihadiri oleh 200 peserta yang terdiri dari Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, Badan Perencanaan Pembangunan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Operator Kecamatan dan Operator Kelurahan se-Kota Surabaya. Selama acara peserta diberikan materi mengenai Pendataan Penduduk Non Permanen sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen, selain itu peserta dikenalkan Aplikasi Pendataan Penduduk Non Permanen bernama Puntadewa.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 28 Agustus 2019 06:52 )
 
Halaman 2 dari 38 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.