Berita

Surabaya Metro Kejar Deadline, Buka 4 Layanan e-KTP

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Pemprov Jatim memberikan batas waktu kepada Pemkot Surabaya, agar dalam waktu 10 hari ke depan, pelaksanaan perekaman data KTP elektronik (e-KTP) di Kota Pahlawan sudah tercapai 100 persen.

Menanggapi deadline tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, menegaskan pihaknya memang menargetkan pelaksanaan perekaman data e-KTP selesai sebelum penyerahan e-KTP jadi secara simbolis di Balai Kota oleh gubernur kepada walikota Surabaya dna Bupati Sidoarjo pada 23 Mei mendatang.

Demi mempercepat pencapaian target 100 persen tersebut, Dispenduk Surabaya akan membuka pusat layanan e-KTP di berbagai tempat yang selama ini menjadi jujugan bagi warga Surabaya. Sedangkan layanan di Royal Plaza yang dibuka sejak 3 Mei lalu, akhirnya diperpanjang hingga 13 Mei karena peminatnya cukup banyak.

Suharto menjelaskan, mulai Senin (7/5/2012) pihaknya membuka layanan e-KTP di ITC Mega Grosir sampai 13 Mei. Lalu tanggal 12-13 Mei di Taman Bungkul dan di Pameran Surabaya Great Expo di Gramedia Expo 16-20 Mei.

“Harapannya, warga yang kebetulan datang ke sana dan belum mengurus e-KTP, bisa langsung melakukan perekaman data di tempat tersebut," tegas Suharto.

Hingga Senin (7/5/2012), pencapaian target e-KTP di Surabaya masih 80 persen atau sudah ada 1,5 juta warga Surabaya yang melakukan pengurusan e-KTP. Itu berarti masih ada sekitar 300 ribu warga yang belum mengurus e-KTP.

Sumber : SURYA Online



Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 08 May 2012 09:54 )
 

Layanan e-KTP Buka di Royal Plaza

Surel Cetak PDF
 alt

SURYA Online, SURABAYA - Untuk mengejar target  100 persen perekaman data KTP elektronik (e-KTP) pada akhir pekan ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DispendukCapil) Kota Surabaya membuat terobosan baru dengan membuka layanan di pusat perbelanjaan (mal).

Mulai Rabu (2/5/2012) ini, DispendukCapil Kota Surabaya membuka layanan e-KTP di Royal Plaza."Baru dibuka hari ini. Harapan kami, warga yang belum merekam  data e-KTP, bisa menjadikan layanan e-KTP di Royal Plaza ini sebagai jujugan," tegas Kepala Dispendukcapil Surabaya, Suharto Wardoyo, Rabu (2/5/2012).

Menurut Anang -panggilan Suharto Wardoyo, karena sifatnya penunjang, peralatan e-KTP di Royal Plaza masih sangat terbatas. Yakni hanya ada satu alat saja. Namun demikian,  diharapkan bisa turut berperan dalam pencapaian target penyelesaian e-KTP akhir pekan ini.

"Karenanya, kami butuh bantuan teman-teman media untuk ikut menyosialisasikan keberadaan layanan e-KTP di Royal Plaza ini," harap mantan Kabag Hukum Biro Hukum Pemkot Surabaya ini.

Kota Surabaya termasuk salah satu  yang gagal memenuhi target 100 persen perekaman data e-KTP pada akhir April kemarin seperti yang ditargetkan Kementrian Dalam Negeri. Namun, Dispendukcapil Kota Surabaya optimistis  target 100 persen itu bisa terpenuhi pada akhir pekan ini.

Selain di mal, layanan e-KTP di Balai Kota juga masih dibuka. "Kami masih punya waktu seminggu untuk memenuhi target itu. Dan kami yakin bisa terpenuhi," jelas Suharto Wardoyo.

Sumber : Surya Online

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 05 May 2012 09:43 )
 

Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2011

Surel Cetak PDF
alt
Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 03 May 2012 16:45 )
 

Dispendukcapil Buka e-KTP di Balai kota

Surel Cetak PDF
alt

SURABAYA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (dispenduk capil) terus berinovasi untuk mencapai target pelaksanaan e-KTP akhir April nanti. Layanan e-KTP di balaikota yang sebelumnya hanya untuk para pegawai negeri sipil (PNS), mulai kemarin juga dibuka untuk umum. Pelayananpun dibuka mulai jam 08.00 WIB hingga 12.00 malam setiap harinya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya Suharto Wardoyo menyatakan sejak Jumat kemarin (13/4) pelaksanaan e-KTP di Balai Kota yang semula diperuntukan untuk PNS di lingkungan Pemkot Surabaya, kini melayani juga masyarakat umum. Direncanakan e- KTP di Balai Kota ini akan berakhir 30 April nanti.

“Sejak dibuka Jumat lalu, kami sudah melayani sekitar 800 orang. Mereka kebanyakan berasal dari warga Kecamatan Tambaksari, Gubeng dan sekitarnya. Untuk mendukung kelancaran e- KTP di sini, kami menyiapkan lima unit sehingga tidak sampai terjadi antrian panjang,” papar pria yang akrab dipanggil Anang ini.

Ia menambahkan, pihaknya juga membuat terobosan baru dengan adanya e- KTP mobile atau bergerak. E-KTP mobile ini mendatangi beberapa instansi pemerintah diantaranya di Kantor Gubernur Jatim dan instansi lainnya. Harapannya PNS yang tidak memiliki waktu untuk ikut e-KTP bisa mengurus di e-KTP Mobile yang sudah dilaksanakan sejak Jumat lalu.

Terkait masih banyaknya warga yang belum melakukan proses e-KTP, Anang mengatakan pihaknya sudah meminta kepada para camat untuk melakukan penyisiran terhadap warganya. Tujuannya untuk menemukan warga yang belum mengurus e-KTP dan pihak kecamatan segera memproses e-KTP mereka yang belum.

Ia mengakui beberapa langkah yang ditempuhnya itu karena pemerintah pusat mendeadline akhir April sudah tuntas. “Saat ini kami sudah melaksanakan 60 %. Mudah-mudahan akhir April ini target bisa tuntas sehingga 1, 8 juta penduduk sudah terproses e-KTP,” katanya.

Disinggung jika pemkot tidak bisa menuntaskan hingga akhir April nanti, ia mengatakan sebagai konsekwensinya peralatan e- KTP tambahan akan ditarik ke pusat. Sedangkan yang tersisa hanya 2 peralatan e-KTP di masing-masing kecamatan. “Selain itu juga material pembuatan e-KTP seperti formulir dan cetak e-KTP akan dibebankan pada APBD dan bukan lagi APBN,” jelas mantan kabag hukum Kota Surabaya.

Tampak dalam antrian kemarin, Wakil Ketua Komisi D (kesra) DPRD Surabaya Edi Budi Prabowo atau yang biasa dipanggil Edi Embun. Saat politisi asal Golkar namanya dipanggil oleh petugas, langsung maju untuk proses foto, retina hingga sidik jari.

“Saya tadi diberitahu Bu Nur (Noer Oemariyati Kabag perlengkapan Surabaya, red) kalau di Balai Kota membuka pelayanan e-KTP. Makanya saya datang ke ini untuk ikut. Bukannya saya males, namun tidak ada waktu untuk mengurus di kecamatan karena selalu penuh sesak,” cetusnya.ov

Sumber : RAdar Surabaya.

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 03 May 2012 16:50 )
 

PEREKAMAN E-KTP BISA DI KANTOR GEBERNUR

Surel Cetak PDF
alt

SURABAYA - Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya terus menggeber penyelesaian pembuatan e-KTP di lobi balai kota, kini giliran mereka membuka pelayanan e-KTP di salah satu ruang Kantor Gubernur Jatim di jalan Pahlawan. Pembuatan e-KTP di kantor gubernur tersebut bisa di mulai hari ini.

Menurut Kepala Dispendukcapil Suharto Wardoyo, pihaknya saat ini menyasar setiap tempat yang jumlah PNS-nya tinggi. Sebab, selama ini para PNS tidak memiliki waktu banyak untuk mengurus e-KTP. Dia pun berinisiatif menempatkan alat pendataan e-KTP di kantor tersebut. ”Kami jemput bola untuk PNS,” ujarnya.

Kemarin (11/4) dispendukcapil telah mengirimkan surat permohonan untuk menempatkan alat pembuatan e-KTP di kantor itu. Namun, Suharto menyatakan, hingga kemarin belum ada kepastian ruang mana yang akan digunakan untuk pelayanan e-KTP.”Tapi, saya janji besok (hari ini, Red) pegawai dan warga bisa mengurus e-KTP di kantor gubernur,” ujarnya.

Alat pembuatan e-KTP yang ditempatkan di kantor gubernur itu merupakan salah satu di antara sembilan alat pendataan e-KTP tambahan yang di terima Surabaya. Total alat pendataan e-KTP yang di gunakan di Surabaya 135 alat. “Tambahan sembilan alat terakhir didistribusikan ke kecamatan, pemkot, dan kantor gubernur,” ungkap dia.

Sementara itu, pendataan e-KTP terbaru dispendukcapil telah mencapai 58,20 persen. Padahal, Surabaya ditargetkan menyelesaikan pendataan e-KTP akhir A[ril. Jika tidak selesai, Surabaya akan menerima konsekuensi untuk membayar setiap kerusakan alat sendiri. “Kami yakin akan mencapai target,” ucap dia (idr/c11/end)

Sumber : Jawa Pos




 
Halaman 41 dari 44 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.