Berita

Tambah Layanan E-KTP di Dua Mal

Surel Cetak PDF
alt

SURABAYASetelah sukses menggelara pendataan di Royal Plaza, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DispendukCapil) Surabayamembuka pendataan e-KTP di mal lain.layanan serupa diadakandi Pakuwonon Trade Center (PTC) dan ITC Surabaya.Di PTC layanan e-KTP di mulai kemarin siang,pukul 12.00 Dua petugas dispendukapil memasang alat e-KTP di tenant KTP Smart Office yang tak jauh dari samsat Corner di lantai dasar mal milik Pakuwon Group tersebut. Pendataan haripertama itu langsung dipimpin Kepala Dispenducapil Suharto Wardoyo. Anang, sapaan akrab Suharto, tidak hanya mengawasi anak buahnya. Dia juga ikut aktif menjelaskan informasi layanan e-KTP kepada pengunjung mal.Orang yang pertama adalah Rensy Meilani,warga Gubeng yang kemarin sedang asyik berbelanja di PTC. Kemudian datang lagi seorangibu bernama Endang Kristinawati, warga Wiyung.Disusul pengunjung lainnya.

Layanan itu dilakukan di PTC untuk memudahkanwarga Surabaya Barat. Sedangkan stan di Royal Plaza diutamakan untuk melayani warga Surabaya Selatan. Selama ini masih banyak warga Surabaya Barat yang belum melakukan pendataan, khususnya warga warga di perumahan elite. Dengan adanya pendataan di mal, warga perumahan elite bisa dengan mudah datang ke mal. Selain warga Surabaya Barat, warga dari kawasan lain juga bida mendapatkan layanan e-KTP di mal tersebut. Intinya, siapa pun warga Surabaya yang belum sempat datang ke kantor kecamatan bisa datang ke PTC. Menurut Anang, mal dipilih sebagai tempat pendataan e-KTP karena lokasi itu adalah tempat berkumpulnya masyarakat. Suasana di dalam mal juga sangat mendukung layanan. Warga yang datang akan betah berlama-lama. Pendataane-KTP di PTC akan berlangsung samapai 13 Mei mendatang. Jika pengunjung beratambah banyak, layananannya akan dilanjutkan. Anang menyatakan akan melihat antusiasme warga yang datang . Seperti halnya di Royal Plaza, awalnya layanan hanya di buka seminggu. Tenyata, pengunjungnya membludak sehingga layanan e-KTP diperpanjang. Selain di PTC, Dispendukcapil Surabaya juga membuka layanan e-KTP di pusat perbelanjaan ITC Surabaya. Pembukaan layanan di pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Surabaya Utara itu pun menuai sambutan positif sari warga. Salah seorang yang sedang mengurus e-KTP kemarin adalah Idawati Njoto, warga yang bedomisili di kawasan kendangsari, Kecmatan tenggilis Mejoyo. “Tadinya mau ngurus BPKB saja di mal, tapi ada e-KTP, sekalian ikut ngurus disini,” terang dia. Kemarin adalah hari kedua layanan e-KTP dibuka, tepatnya sejak 8 Mei lalu.sejak layanan e-KTP di buka kali pertama, banyak warga yang sedang berbelanja di ITC yang memanfaatkan layanan mencapaisekitar 60 orang. Pada hari kedua, hingga pukul 16.00 kemarin, warga yang sudah memanfaatkan layanan e-KTP mencapai 40 orang. Petugas e-KTP Rossi Arif Miharja mengungkapkan, layanan dibuka sejak pukul 10.00 hingga 18.00. Layanan dibuka setiap hari hingga 16 Mei mendatang. Di tempat tersebut terdapat satu unit alat pendataan e-KTP yang bisa digunakan. Rossi mengatakan, selain layanan e-KTP,Smart Office tersebut juga membuka layanan untuk perpanjangan KTP dan surat pindah antarkota. Baik surat pindah dari Surabaya ke kota lain maupun pindah masuk dari luar Surabaya ke Surabaya.Rossi berharap layanan e-KTP yang berada di lantai ground tersebut bisa membantu masyarakat . Warga cukup menyerahkan KTP asli untuk selanjutnya diproses. Prosesnya se layanan e-KTP di kecamatan, yakni foto, scan mata, sidik jari, dan tanda tangan. “Selain lebih dekat, juga nyaman,” ungkap Rossi. Sampai kemarin pendataan e-KTP di Surabaya sudah mencapai 1.487.020 orang atau 79,25 persen dari wajib e-KTP yang mencapai 1.876.395 orang. Angka itu akan terus naik karena warga yang melakukan pendataan e-KTP semakin banyak.(lum/puj/idr/c9/fid)

Sumber : Jawa Pos

 

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 10 May 2012 16:23 )
 

Mendagri: penyelesaian E-KTP Indonesia lampaui Jerman dan AS

Surel Cetak PDF
alt

Target penyelesaian e-ktp kita telah melampui kinerja e-ktp negara-negara maju seperti Jerman, AS dan India," kata Mendagri saat ditemui di Pangkalpinang dalam rangkaian Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur baru Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa.

Mendagri mengatakan Indonesia telah berhasil menjadi negara nomor satu di dunia dalam penyelesaian target e-ktp dengan cepat.

"Kita jadi negara nomor satu yang paling cepat menyelesaikan e-ktp, dalam satu setengah tahun kita bisa selesaikan 172 juta, dari Oktober hingga April saja kita bisa selesaikan 70 juta," kata Mendagri.

Perbandingannya, kata Mendagri, di India membutuhkan waktu satu tahun untuk menyelesaikan lima juta e-ktp sedangkan di Jerman membutuhkan waktu enam tahun untuk menyelesaikan 70 juta e-ktp.

"Oleh karena prestasi ini, maka nanti saya akan terbang ke Abu Dhabi untuk menjadi pembicara di hadapan perwakilan 45 negara untuk berbagi mengenai cara penyelesaian target e-ktp di negara kita, selain itu, Bulan Juli nanti saya juga diundang ke Amerika untuk menjadi key-note soal ini," kata Mendagri. 

Mendagri mengatakan sampai hari ini e-ktp yang telah diselesaikan ada 74 ribu sedangkan target hinggs akhir 2012 adalah 172 juta, artinya masih tersisa 98 juta e-ktp yang menunggu diproses. (I027)

 Ket>ambar: Mendagri (google)

Sumber :Harian Analisa

Tags :Berita Mendagri

 

Mendagri: chip ada di dalam E-KTP yang sudah jadi

Surel Cetak PDF

alt

"E-ktp yang sudah jadi, chip berada di dalam, berbeda dengan e-ktp uji coba di mana chip ada di luar," kata Mendagri saat ditemui di Pangkalpinang dalam rangkaian Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur baru Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa.

Mendagri mengatakan dengan diletakannya chip di dalam kartu memberi keuntungan berupa keamanan dan kepraktisan.

"Kalau chip ditaruh di dalam maka akan lebih aman dan praktis karena tidak tergores-gores dan mudah hancur, kalau dipegang pun, bagian yang ini terasa lebih keras," kata Mendagri sambil menunjukkan e-ktp miliknya dari dalam dompetnya.

Sistem baru tersebut, menurut Mendagri disebut "contact-less" sedangkan tipe uji coba di mana chip masih di luar disebut "contact".

 "Masyarakat tidak usah khawatir kalau e-ktp yang sudah jadi tidak ada chip-nya di luar karena itu sistem yang sebenarnya seperti itu, dalam chip itu telah terekam finger prints dan iris," kata Mendagri.

 Lebih lanjut Mendagri mengatakan sampai hari ini e-ktp yang telah diselesaikan ada 74 ribu sedangkan target hinggs akhir 2012 adalah 172 juta.

 "Artinya tinggal 98 juta lagi, saya optimis bisa selesai," tegasnya.

 E-ktp adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan atau pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional.

 Dengan diberlakukanya e-ktp, penduduk hanya diperbolehkan memiliki satu KTP yang tercantum Nomor Induk Kependudukan (NIK). NIK merupakan identitas tunggal setiap penduduk dan berlaku seumur hidup

 Nomor NIK yang ada di e-ktp nantinya akan dijadikan dasar dalam penerbitan Paspor, Surat Izin Mengemudi (SIM), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Polis Asuransi, Sertifikat atas Hak Tanah dan penerbitan dokumen identitas lainnya. (I027)

Ket.Gambar: ilustrasi google

Sumber :Harian Analisa

Tags :Berita Mendagri

 

Surabaya Metro Kejar Deadline, Buka 4 Layanan e-KTP

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Pemprov Jatim memberikan batas waktu kepada Pemkot Surabaya, agar dalam waktu 10 hari ke depan, pelaksanaan perekaman data KTP elektronik (e-KTP) di Kota Pahlawan sudah tercapai 100 persen.

Menanggapi deadline tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo, menegaskan pihaknya memang menargetkan pelaksanaan perekaman data e-KTP selesai sebelum penyerahan e-KTP jadi secara simbolis di Balai Kota oleh gubernur kepada walikota Surabaya dna Bupati Sidoarjo pada 23 Mei mendatang.

Demi mempercepat pencapaian target 100 persen tersebut, Dispenduk Surabaya akan membuka pusat layanan e-KTP di berbagai tempat yang selama ini menjadi jujugan bagi warga Surabaya. Sedangkan layanan di Royal Plaza yang dibuka sejak 3 Mei lalu, akhirnya diperpanjang hingga 13 Mei karena peminatnya cukup banyak.

Suharto menjelaskan, mulai Senin (7/5/2012) pihaknya membuka layanan e-KTP di ITC Mega Grosir sampai 13 Mei. Lalu tanggal 12-13 Mei di Taman Bungkul dan di Pameran Surabaya Great Expo di Gramedia Expo 16-20 Mei.

“Harapannya, warga yang kebetulan datang ke sana dan belum mengurus e-KTP, bisa langsung melakukan perekaman data di tempat tersebut," tegas Suharto.

Hingga Senin (7/5/2012), pencapaian target e-KTP di Surabaya masih 80 persen atau sudah ada 1,5 juta warga Surabaya yang melakukan pengurusan e-KTP. Itu berarti masih ada sekitar 300 ribu warga yang belum mengurus e-KTP.

Sumber : SURYA Online



Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 08 May 2012 09:54 )
 

Layanan e-KTP Buka di Royal Plaza

Surel Cetak PDF
 alt

SURYA Online, SURABAYA - Untuk mengejar target  100 persen perekaman data KTP elektronik (e-KTP) pada akhir pekan ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DispendukCapil) Kota Surabaya membuat terobosan baru dengan membuka layanan di pusat perbelanjaan (mal).

Mulai Rabu (2/5/2012) ini, DispendukCapil Kota Surabaya membuka layanan e-KTP di Royal Plaza."Baru dibuka hari ini. Harapan kami, warga yang belum merekam  data e-KTP, bisa menjadikan layanan e-KTP di Royal Plaza ini sebagai jujugan," tegas Kepala Dispendukcapil Surabaya, Suharto Wardoyo, Rabu (2/5/2012).

Menurut Anang -panggilan Suharto Wardoyo, karena sifatnya penunjang, peralatan e-KTP di Royal Plaza masih sangat terbatas. Yakni hanya ada satu alat saja. Namun demikian,  diharapkan bisa turut berperan dalam pencapaian target penyelesaian e-KTP akhir pekan ini.

"Karenanya, kami butuh bantuan teman-teman media untuk ikut menyosialisasikan keberadaan layanan e-KTP di Royal Plaza ini," harap mantan Kabag Hukum Biro Hukum Pemkot Surabaya ini.

Kota Surabaya termasuk salah satu  yang gagal memenuhi target 100 persen perekaman data e-KTP pada akhir April kemarin seperti yang ditargetkan Kementrian Dalam Negeri. Namun, Dispendukcapil Kota Surabaya optimistis  target 100 persen itu bisa terpenuhi pada akhir pekan ini.

Selain di mal, layanan e-KTP di Balai Kota juga masih dibuka. "Kami masih punya waktu seminggu untuk memenuhi target itu. Dan kami yakin bisa terpenuhi," jelas Suharto Wardoyo.

Sumber : Surya Online

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 05 May 2012 09:43 )
 
Halaman 34 dari 38 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.