Berita

E-KTP Surabaya Paling Banyak Dicetak

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Meski pengambilan data Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) untuk wajib KTP di Surabaya belum selesai, ternyata kartu e-KTP untuk Surabaya yang sudah dicetak dan dibagikan jauh lebih banyak, dibandingkan 11 daerah lain yang sudah merampungkan pengambilan data.Data di Dinas tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim menyebutkan, dari 1.876.395 wajib KTP di Surabaya, yang sudah melakukan pengambilan data 1.523.106 atau 95,17 persen. Dari jumlah itu, sebanyak 505.206 kartu e-KTP sudah dicetak.Kepala Disnakertransduk Jatim Hary Soegiri kepada Surya, mengatakan setelah Surabaya, Sidoarjo menjadi daerah kedua di Jatim yang e-KTP-nya paling banyak dicetak yakni 482 ribu dari 1.153.884 orang yang sudah diambil datanya. Berikutnya disusul Kota Pasuruan 81.005, Kota Mojokerto 69.861, Kota Blitar 68.010, Ngawi 2.000, Sampang 1.500, Pamekasan 1.200, Kota Malang 500, Kota Kediri 300, dan Kota Madiun 201.Total kartu untuk Jatim yang sudah dicetak sebanyak 1.211.783. ”Dari 12 kabupaten/kota pengambilan data e-KTP tahap pertama, hanya Kota Batu yang kartunya belum dicetak dan didistribusikan,” jelas Hary.Menurut Hary, pendistribusikan kartu e-KTP kepada wajib KTP sudah dimulai 4 Juni lalu. Pihaknya berharap, warga yang kartunya sudah jadi, segera mengambilnya di kantor kecamatan. Karena dengan kecanggihan yang dimiliki, e-KTP tidak hanya menjadi identitas resmi domisili penduduk saja. Warga yang memegangnya juga dapat menjadikan kartu tersebut sebagai bukti diri penduduk, untuk pengurusan kepentingan pelayanan publik, baik di instansi pemerintah, pemerintah daerah, maupun lembaga perbankan dan swasta yang berkaitan dengan dan tidak terbatas pada perijinan, usaha, perdagangan, jasa perbankan, asuransi, perpajakan, dan pertanahan.”Multifungsinya kegunaan e-KTP tersebut sebagaimana ditegaskan dalam Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2011 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2009 Tentang Penerapan KTP Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional pasal 10B,” tegas Hary.

Sumber :SURYA Online



 

Dispenduk Capil Terima 500 Ribu e-KTP

Surel Cetak PDF
alt

KURANG sosialisasi. Itulah yang melatarbelakangi animo warga yang ingin mendapatkan KTP baru. Padahal, caranya cukup mudah. Warga cukup mendatangi kantor kecamatan setempat. Sebelumnya, pihak kecamatan melayangkan surat undangan. Warga nanti datang dengan membawa undangan tersebut saat pengambilan foto e-KTP itu. “Warga juga wajib membawa KTP lama, sebab KTP lama akan ditarik dan diganti dengan e-KTP itu,” terang Kepala Dispenduk Capil Suharto Wardoyo, kemarin (5/6). Secara teknis, Suharto menjelaskan, surat undangan tersebut akan diberikan ke kelurahan, diteruskan ke RW, kemudian RT,lalu disampaikan ke warga yang bersangkutan. Untuk mengambil e-KTP, warga tersebut harus datang sendiri karena pengambilan e-KTP masih membutuhkan beberapa proses pembuktian dulu.Pembuktian ini adalah tes sidik jari pada dua jari telunjuk (kanan dan kiri), dilaksanakan pada alat yang bernama smart card reader. Masing-masing kecamatanmemiliki dua alatini. “Kalau sidik jarinya sudahcocok, e-KTP nya langsungdiberikan. Prosesnya tidaklama. Mungkin sekitarsatu menit,” papar Suharto.Bagaimana jika KTPaslinya hilang? Jika KTPhilang, maka proses pengambilane-KTP harusmendapatkan suratketerangan kehilangan.Suhartomengatakan,sesuaiPerda 5 tahun2001,ketentuannyaharusada surat keterangankehilangandari kepolisian.Berapa e-KTP yang diberikan per kecamatan perhari? Menurut Suharto,jumlahnya bervariasi. Tetapi,rata-rata, kecamatan per hari membagikan 200 e-KTP. “Jumlah ini tergantung dari berapa banyak jumlah warga dalam satu kecamatan,” jawab dia. Mantan Kabag Hukum Pemkot Surabaya ini menerangkan, hingga saat ini, Dispenduk Capil telah menerima 500 ribu e-KTP.Jumlah itu merata untuk seluruh kecamatan. Ia mencontohkan Kecamatan Wonokromo. Di kecamatan ini, e-KTP yang sudah diberikan adalah 28 ribu dari jumlah warga yang sudah melaksanakan proses e-KTP sebanyak 100 ribu. Sedangkan, jumlah penduduknya sendiri 170 ribu. Pada hari pertama pengambilan e-KTP, masih terlihat sepi. Tidak terlihat antrean panjang seperti saat perekaman data e-KTP lalu. Misalnya, Kecamatan Wonokromo. Borey Finsher, salah satu pegawai Kecamatan Wonokromo, mengungkapkan, proses ini dibagi dalam dua shift. Pukul 08-00- 12.00, hanya dibagikan100, kemudian 100 e-KTP lagi dibagikan setelah jam istirahat.Pelaksanaan pengambilan e-KTP memang relatif singkat. Warga akan menjalani pencocokan jari dengan meletakkan jari telunjuk. Setelah dinyatakancocok, e-KTP sudah

Sumber : Radar Surabaya

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 06 Juni 2012 15:28 )
 

Pengambilan e-KTP Lancar

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Hari pertama pengambilan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Surabaya, Senin (4/6) berjalan tanpa kendala. Warga dengan tertib mengambil e-KTP tanpa harus mengantre seperti saat perekaman data e-KTP lalu. Meski, ada juga warga yang belum bisa mengambil e-KTP.

"Alhamdulillah hari pertama pembagian e-KTP di Kota Surabaya lancar, tidak ada kendala," tegas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo menjawab Surya, Senin (4/6/2012).

Suharto memang sempat meninjau langsung proses pembagian e-KTP di sejumlah kecamatan. Diantaranya, di Kecamatan Wonokromo.

Pantauan Surya, pelaksanaan pengambilan e-KTP memang tidak berbelit seperti saat perekaman data e-KTP. Tidak terlihat antrean. Apalagi, warga yang datang sudah mengetahui syarat-syaratnya yakni membawa undangan, KTP asli dan dua foto copy KTP.

Setelah itu, warga akan menjalani pencocokan jari dengan meletakkan jari telunjuk di finger point. Setelah dinyatakan cocok, e-KTP sudah bisa diambil. Petugas juga sudah menandai e-KTP dengan nomor 1-10, 11-20 dan seterusnya sesuai nomor undangan guna memudahkan pelayanan.

Menurut Suyatmo, salah satu petugas, di Kecamatan Wonokromo mengatakan, ada satu warga yang kehilangan KTP. "Tetapi dia sudah membawa surat keterangan kehilangan dari Polsek, sehingga tidak rumit. Surat kehilangan itu lalu dipakai mengurus KTP manual untuk selanjutnya ditukar dengan e-KTP," tegas Suyatmo, petugas.

Warga Wonokromo lainnya, M.Zainuri (56) yang datang ke kantor kecamatan Wonokromo, belum bisa mengambil e-KTP. Ini karena dia tidak membawa KTP asli. "KTP asli saya masih untuk mengurus surat paspor untuk ibadah haji," ujar Zainuri.

Pembagian e-KTP di Kota Surabaya di deadline sampai 31 Oktober 2012 nanti. Sementara perekaman data e-KTP masih berlanjut hingga 31 Desember 2012.had

Sumber : Surya Online

 

Stan e-KTP di Gramedia Expo Diserbu Warga

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Stan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) yang melayani perekaman data e-KTP di pameran Surabaya Great Expo (SGE) di Gramedia Expo, Kamis (17/5/2012) diserbu warga.

Sedikitnya 100 warga Surabaya yang belum melakukan perekaman data e-KTP, mendatangi stan tersebut.
"Banyak warga yang mengurus e-KTP di stan Dispendukcapil di pameran SGE. Sedikitnya ada 100," tegas Suharto Wardoyo, Kepala Dispendukcapil Surabaya menjawab Surya, Kamis (17/5).

Menurut Suharto, layanan e-KTP di pameran SGE di Gramedia Expo itu diserbu warga kemungkinan besar karena tetap membuka layanan meski hari libur kerja. Apalagi, selama libur panjang ini, layanan e-KTP yang sebelumnya dibuka di mal-mal diantaranya di Royal Plaza dan ITC Grosir, untuk sementara ditutup.

"Kemungkinan besar warga yang mengurus e-KTP di sini warga Surabaya perantauan yang pulang kampung selama liburan," sambung mantan Kabiro hukum Pemkot Surabaya ini.

Pameran SGE di Gramedia Expo, resmi dibuka walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (17/5). Seusai membuka pameran, Risma juga ikut membantu melayani perekaman data e-KTP di stan Dispendukcapil.

Sumber : Surya Online

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 05 Juni 2012 11:47 )
 

Urus e-KTP Bisa di Taman Bungkul

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DispendukCapil) Kota Surabaya terus melakukan gebrakan demi menjaring warga Surabaya yang belum mengurus  KTP elektronik (e-KTP).  

Setelah pekan lalu membuka layanan  di Royal Plaza dan diikuti di ITC Mega Grosir,   mulai Kamis (10/5/2012) hari ini, DispendukCapil membuka layanan e-KTP di Taman Bungkul.

DispendukCapil menempatkan satu mobil keliling pelayanan e-KTP di depan Taman Bungkul. Mobil layanan terparkir berjajar dengan mobil Samsat  yang melayani SIM keliling. 

Pantauan Surya, mobil layanan e-KTP keliling ini cukup menarik perhatian warga. Meski, memang tidak banyak warga yang mengurus karena kebanyakan mereka telah melakukan perekaman data e-KTP di kecamatan masing-masing.

Dimas, pegawai DispendukCapil yang  berjaga di mobil keliling, mengaku sejak dibuka pukul 10.30 Wib, hingga pukul 12.00 Wib, sudah ada lima warga yang sudah mengurus e-KTP.    "Harapan kami warga Surabaya yang belum mengurus e-KTP bisa datang ke Taman Bungkul. Di sini tidak perlu antre," tegas Dimas menjawab Surya, Kamis (10/5).

Miranti (28), warga Ketintang, menyambut gembira dibukanya layanan e-KTP di Taman Bungkul. Dia mengaku baru mengurus e-KTP karena selama ini tidak sempat mengantre di kecamatan. Kepala DispendukCapil Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, layanan mobil keliling e-KTP di Taman Bungkul ini akan dilaksanakan hingga Minggu (13/5) nanti. Dia berharap, keberadaan layanan e-KTP di Taman Bungkul tersebut, cukup membantu  warga yang  belum mengurus e-KTP.

"Karenanya, mobil nya kami tempatkan di samping mobil layanan SIM keliling, supaya warga yang tengah antre ngurus SIM dan belum ngurus e-KTP, bisa langsung mengurus di sini," tegas Suharto.  DispendukCapil Kota Surabaya menargetkan pencapaian e-KTP  100 persen selesai pada pekan depan.

Sumber : Surya Online

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 16 May 2012 07:30 )
 
Halaman 33 dari 38 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.