Berita

BI Tegaskan Bank-Bank Harus Layani Pemegang e-KTP

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Sosialisasi agar bank-bank di Kota Surabaya bersedia melayani transaksi pemegang KTP elektronik (e-KTP), terus dilakukan.

Kamis (12/7/2012) hari ini, Bank Indonesia (BI) mengundang Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo dan perwakilan bank se-Surabaya terkait sosialisasi penggunaan e-KTP. Suharto Wardoyo menjadi salah satu pembicaranya.

"Acaranya, sosialisasi e-KTP. Intinya, BI instruksikan agar bank-bank bersedia melayani nasabah bank yang membawa e-KTP," tegas Suharto Wardoyo, Rabu (12/7/2012).

Sejumlah perwakilan bank hadir, termasuk bank yang sebelumnya diberitakan menolak nasabah pemegang e-KTP juga ikut hadir. Bank-bank yang mengutus perwakilannya diantaranya Bank Mandiri, BNI, BCA, dan juga Bank Jatim. Mereka mayoritas tidak keberatan.

"Jadi terkait e-KTP, disepakati semua Bank menerima pelayanan nasabah menggunakan e-KTP, tidak boleh menolak e-KTP," sambung Anang, panggilan Suharto.

Mantan Kabag Hukum Pemkot ini mengatakan, Dispendukcapil Kota sudah menginstruksikan kepada tiap kecamatan agar warga yang mengambil e-KTP juga diberikan foto copy KTP lama yang sudah dilegalisir.
"Jadi kalau bank nanya KTP lama, bisa diserahkan," sambung dia.

Sumber : Suryo Online

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 16 Juli 2012 11:17 )
 

Pelatihan SIAK Versi Terbaru Bersama Operator Kecamatan

Surel Cetak PDF
alt
 

E-KTP Ditolak, Silahkan Tuntut Bank

Surel Cetak PDF
alt

SURABAYA – Kabar penolakan penggunaan e-KTP oleh sejumlah bank langsung direspons Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya. Instansi itu mendukung warga untuk menuntut bank yang melakukan penolakan. Kepala Dinas Dispendukcapil Suharto Wardoyo mengatakan, pihaknya meminta bank memperlakukan e-KTP sama seperti KTP. Sebab, keduanya sama-sama legal. Tidak ada yang legalitasnyalebih atau kurang. Sehingga instansi apa pun wajib melayani para pemegang e-KTP. Menurut Suharto Wardoyo, penolakan bank itu diperkirakan disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, tidak ada tanda tangan pejabat di e-KTP. Yang ada hanya tanda tangan pemilik. Sedangkan di KTP versi lama, ada tanda tangan pejabat. Dijelaskan pejabat yang akrab di sapa Anang tersebut, aturan tentang e-KTP dijabarkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67/2011 tentang penerapan KTP Berbasis NIK secara Nasional. Dalam Pasal 10 B ayat 2 peraturan itu dijelaskan, instansi pemerintahan daerah, dan swasta wajib memberikan pelayanan bagi penduduk dengan dasar KTP elektronik dengan tidak mempertimbangkan tempat penerbitan KTP elektronik. Jika bank tetap menolak, ada proses hukum yang bisa ditempuh. Warga bisa mengajukan tuntutan melalui lembaga perlindungan pelayanan publik, yakni Komisi Pelayanan Publik (KPP). ”Jadi, sudah ada jalurnya,” ungkap dia. Seperti diberitakan, Camat Gayungan Soedibyo mendapatkan keluhan beberapa warganya terkait e-KTP. Ada yang mengaku ditolak saat mengajukan aplikasi ke bank. Pihak bank justru menerima KTP versi lama. Camat Gayungan Soedibyo menuturkan, warga tidak perlu takut lagi jika ada bank yang masih menolake-KTP. Sebab, nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di e-KTP dan KTP itu sama. ”Bank bisa menolak jika NIK-nya tidak sama. Tapi, kalau tidak ada masalah pada NIK, tidak ada alasan bagi bank untuk menolak e-KTP,” tegasnya. Soedibyo kembali mengungkapkan kekesalannya terhadap penolakan bank tersebut. Hanya, dia berusaha berpikir positif, Dia akan melakukan kroscek terhadap permasalahan itu. Salah satunya melakukan klarifikasi ulang terhadap warga yang e-KTP –nya ditolak. Soedibyo juga berjanji melakukan sosialisasi ke sejumlah warga. Pihak kecamatan akan kembali menerangkan dasar hukum e-KTP. Dengan demikian, ketika ada e-KTP warga yang ditolak bank, mereka bisa melakukan pembelaan.(idr/lum/c9/fid)

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 09 Juli 2012 15:29 )
 

Warga Semampir Kerubuti Mobil Keliling e-KTP

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Warga Kecamatan Semampir, Surabaya Timur, yang belum melakukan perekaman data KTP elektronik (e-KTP) atau hendak mengurus akta kelahiran, tidak perlu repot-repot mendatangi kantor kecamatan.

Pasalnya, Senin (18/6) hari ini, mobil keliling yang disediakan kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, siap melayani warga Semampir dalam melakukan perekaman data e-KTP dan juga pengurusan akta kelahiran.

"Silahkan bagi warga Semampir untuk memaksimalkan mobil layanan keliling ini," tegas Suharto Wardoyo, Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Senin (18/6/2012).

Pantauan Surya, layanan mobil keliling yang difungsikan Dispendukcapil sejak pukul 09.00 wib hingga pukul ,15.00 wib sore nanti cukup diminati warga. "Hingga saat ini, sudah ada 16 warga yang mengurus baik e-KTP maupun akta kelahiran," sambung Suharto.

Mobil keliling layanan e-KTP dan akta kelahiran ini akan berkeliling ke tiap kecamatan. Nah, setelah Kecamatan Semampir, mobil layanan keliling ini pekan depan akan singgah di Pabean Cantikan (25/6). Lalu, selama Juli, giliran Kecamatan Kenjeran (2/7), Asem Rowo (9/7) dan juga Bubutan (16/7)

Sumber : Surya Online

 

Warga Respon Bagus Mobil Keliling e-KTP

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Upaya jemput bola yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya guna menyasar warga yang belum mengurus e-KTP dengan menyediakan mobil layanan keliling pengurusan e-KTP dan akta kelahiran, direspon bagus oleh warga."Animo warga untuk memaksimalkan layanan mobil keliling ini cukup tinggi. Buktinya, hingga siang ini sudah ada 50-an warga yang mengurus e-KTP maupun akta lahir," tegas Kepala Dispendukcapil Surabaya, Suharto Wardoyo, menjawab Surya, Senin (11/6/2012) siang.Program mobil layanan e-KTP dan akta keliling ini difungsikan setiap hari Senin dari pukul 09.00-15.00 WIB. Nah, sesuai jadwal, Senin (11/6/2012) ini Kecamatan Simokerto mendapat jadwal pertama. "Silahkan warga Surabaya untuk memaksimalkan layanan mobil keliling ini," sambung Suharto.Setelah Kecamatan Simokerto, mobil layanan keliling ini pekan depan akan singgah di Semampir pada 18 Juni. Lalu Pabean Cantikan pada 25 Juni. Selama Juli, giliran Kecamatan Kenjeran (2/7), Asem Rowo (9/7), Bubutan (16/7).

Sumber : Surya Online

 
Halaman 32 dari 38 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.