Berita

Pengambilan e-KTP Lancar

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Hari pertama pengambilan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kota Surabaya, Senin (4/6) berjalan tanpa kendala. Warga dengan tertib mengambil e-KTP tanpa harus mengantre seperti saat perekaman data e-KTP lalu. Meski, ada juga warga yang belum bisa mengambil e-KTP.

"Alhamdulillah hari pertama pembagian e-KTP di Kota Surabaya lancar, tidak ada kendala," tegas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo menjawab Surya, Senin (4/6/2012).

Suharto memang sempat meninjau langsung proses pembagian e-KTP di sejumlah kecamatan. Diantaranya, di Kecamatan Wonokromo.

Pantauan Surya, pelaksanaan pengambilan e-KTP memang tidak berbelit seperti saat perekaman data e-KTP. Tidak terlihat antrean. Apalagi, warga yang datang sudah mengetahui syarat-syaratnya yakni membawa undangan, KTP asli dan dua foto copy KTP.

Setelah itu, warga akan menjalani pencocokan jari dengan meletakkan jari telunjuk di finger point. Setelah dinyatakan cocok, e-KTP sudah bisa diambil. Petugas juga sudah menandai e-KTP dengan nomor 1-10, 11-20 dan seterusnya sesuai nomor undangan guna memudahkan pelayanan.

Menurut Suyatmo, salah satu petugas, di Kecamatan Wonokromo mengatakan, ada satu warga yang kehilangan KTP. "Tetapi dia sudah membawa surat keterangan kehilangan dari Polsek, sehingga tidak rumit. Surat kehilangan itu lalu dipakai mengurus KTP manual untuk selanjutnya ditukar dengan e-KTP," tegas Suyatmo, petugas.

Warga Wonokromo lainnya, M.Zainuri (56) yang datang ke kantor kecamatan Wonokromo, belum bisa mengambil e-KTP. Ini karena dia tidak membawa KTP asli. "KTP asli saya masih untuk mengurus surat paspor untuk ibadah haji," ujar Zainuri.

Pembagian e-KTP di Kota Surabaya di deadline sampai 31 Oktober 2012 nanti. Sementara perekaman data e-KTP masih berlanjut hingga 31 Desember 2012.had

Sumber : Surya Online

 

Stan e-KTP di Gramedia Expo Diserbu Warga

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Stan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) yang melayani perekaman data e-KTP di pameran Surabaya Great Expo (SGE) di Gramedia Expo, Kamis (17/5/2012) diserbu warga.

Sedikitnya 100 warga Surabaya yang belum melakukan perekaman data e-KTP, mendatangi stan tersebut.
"Banyak warga yang mengurus e-KTP di stan Dispendukcapil di pameran SGE. Sedikitnya ada 100," tegas Suharto Wardoyo, Kepala Dispendukcapil Surabaya menjawab Surya, Kamis (17/5).

Menurut Suharto, layanan e-KTP di pameran SGE di Gramedia Expo itu diserbu warga kemungkinan besar karena tetap membuka layanan meski hari libur kerja. Apalagi, selama libur panjang ini, layanan e-KTP yang sebelumnya dibuka di mal-mal diantaranya di Royal Plaza dan ITC Grosir, untuk sementara ditutup.

"Kemungkinan besar warga yang mengurus e-KTP di sini warga Surabaya perantauan yang pulang kampung selama liburan," sambung mantan Kabiro hukum Pemkot Surabaya ini.

Pameran SGE di Gramedia Expo, resmi dibuka walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Kamis (17/5). Seusai membuka pameran, Risma juga ikut membantu melayani perekaman data e-KTP di stan Dispendukcapil.

Sumber : Surya Online

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 05 Juni 2012 11:47 )
 

Urus e-KTP Bisa di Taman Bungkul

Surel Cetak PDF
alt

SURYA Online, SURABAYA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DispendukCapil) Kota Surabaya terus melakukan gebrakan demi menjaring warga Surabaya yang belum mengurus  KTP elektronik (e-KTP).  

Setelah pekan lalu membuka layanan  di Royal Plaza dan diikuti di ITC Mega Grosir,   mulai Kamis (10/5/2012) hari ini, DispendukCapil membuka layanan e-KTP di Taman Bungkul.

DispendukCapil menempatkan satu mobil keliling pelayanan e-KTP di depan Taman Bungkul. Mobil layanan terparkir berjajar dengan mobil Samsat  yang melayani SIM keliling. 

Pantauan Surya, mobil layanan e-KTP keliling ini cukup menarik perhatian warga. Meski, memang tidak banyak warga yang mengurus karena kebanyakan mereka telah melakukan perekaman data e-KTP di kecamatan masing-masing.

Dimas, pegawai DispendukCapil yang  berjaga di mobil keliling, mengaku sejak dibuka pukul 10.30 Wib, hingga pukul 12.00 Wib, sudah ada lima warga yang sudah mengurus e-KTP.    "Harapan kami warga Surabaya yang belum mengurus e-KTP bisa datang ke Taman Bungkul. Di sini tidak perlu antre," tegas Dimas menjawab Surya, Kamis (10/5).

Miranti (28), warga Ketintang, menyambut gembira dibukanya layanan e-KTP di Taman Bungkul. Dia mengaku baru mengurus e-KTP karena selama ini tidak sempat mengantre di kecamatan. Kepala DispendukCapil Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, layanan mobil keliling e-KTP di Taman Bungkul ini akan dilaksanakan hingga Minggu (13/5) nanti. Dia berharap, keberadaan layanan e-KTP di Taman Bungkul tersebut, cukup membantu  warga yang  belum mengurus e-KTP.

"Karenanya, mobil nya kami tempatkan di samping mobil layanan SIM keliling, supaya warga yang tengah antre ngurus SIM dan belum ngurus e-KTP, bisa langsung mengurus di sini," tegas Suharto.  DispendukCapil Kota Surabaya menargetkan pencapaian e-KTP  100 persen selesai pada pekan depan.

Sumber : Surya Online

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 16 May 2012 07:30 )
 

Tambah Layanan E-KTP di Dua Mal

Surel Cetak PDF
alt

SURABAYASetelah sukses menggelara pendataan di Royal Plaza, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DispendukCapil) Surabayamembuka pendataan e-KTP di mal lain.layanan serupa diadakandi Pakuwonon Trade Center (PTC) dan ITC Surabaya.Di PTC layanan e-KTP di mulai kemarin siang,pukul 12.00 Dua petugas dispendukapil memasang alat e-KTP di tenant KTP Smart Office yang tak jauh dari samsat Corner di lantai dasar mal milik Pakuwon Group tersebut. Pendataan haripertama itu langsung dipimpin Kepala Dispenducapil Suharto Wardoyo. Anang, sapaan akrab Suharto, tidak hanya mengawasi anak buahnya. Dia juga ikut aktif menjelaskan informasi layanan e-KTP kepada pengunjung mal.Orang yang pertama adalah Rensy Meilani,warga Gubeng yang kemarin sedang asyik berbelanja di PTC. Kemudian datang lagi seorangibu bernama Endang Kristinawati, warga Wiyung.Disusul pengunjung lainnya.

Layanan itu dilakukan di PTC untuk memudahkanwarga Surabaya Barat. Sedangkan stan di Royal Plaza diutamakan untuk melayani warga Surabaya Selatan. Selama ini masih banyak warga Surabaya Barat yang belum melakukan pendataan, khususnya warga warga di perumahan elite. Dengan adanya pendataan di mal, warga perumahan elite bisa dengan mudah datang ke mal. Selain warga Surabaya Barat, warga dari kawasan lain juga bida mendapatkan layanan e-KTP di mal tersebut. Intinya, siapa pun warga Surabaya yang belum sempat datang ke kantor kecamatan bisa datang ke PTC. Menurut Anang, mal dipilih sebagai tempat pendataan e-KTP karena lokasi itu adalah tempat berkumpulnya masyarakat. Suasana di dalam mal juga sangat mendukung layanan. Warga yang datang akan betah berlama-lama. Pendataane-KTP di PTC akan berlangsung samapai 13 Mei mendatang. Jika pengunjung beratambah banyak, layananannya akan dilanjutkan. Anang menyatakan akan melihat antusiasme warga yang datang . Seperti halnya di Royal Plaza, awalnya layanan hanya di buka seminggu. Tenyata, pengunjungnya membludak sehingga layanan e-KTP diperpanjang. Selain di PTC, Dispendukcapil Surabaya juga membuka layanan e-KTP di pusat perbelanjaan ITC Surabaya. Pembukaan layanan di pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Surabaya Utara itu pun menuai sambutan positif sari warga. Salah seorang yang sedang mengurus e-KTP kemarin adalah Idawati Njoto, warga yang bedomisili di kawasan kendangsari, Kecmatan tenggilis Mejoyo. “Tadinya mau ngurus BPKB saja di mal, tapi ada e-KTP, sekalian ikut ngurus disini,” terang dia. Kemarin adalah hari kedua layanan e-KTP dibuka, tepatnya sejak 8 Mei lalu.sejak layanan e-KTP di buka kali pertama, banyak warga yang sedang berbelanja di ITC yang memanfaatkan layanan mencapaisekitar 60 orang. Pada hari kedua, hingga pukul 16.00 kemarin, warga yang sudah memanfaatkan layanan e-KTP mencapai 40 orang. Petugas e-KTP Rossi Arif Miharja mengungkapkan, layanan dibuka sejak pukul 10.00 hingga 18.00. Layanan dibuka setiap hari hingga 16 Mei mendatang. Di tempat tersebut terdapat satu unit alat pendataan e-KTP yang bisa digunakan. Rossi mengatakan, selain layanan e-KTP,Smart Office tersebut juga membuka layanan untuk perpanjangan KTP dan surat pindah antarkota. Baik surat pindah dari Surabaya ke kota lain maupun pindah masuk dari luar Surabaya ke Surabaya.Rossi berharap layanan e-KTP yang berada di lantai ground tersebut bisa membantu masyarakat . Warga cukup menyerahkan KTP asli untuk selanjutnya diproses. Prosesnya se layanan e-KTP di kecamatan, yakni foto, scan mata, sidik jari, dan tanda tangan. “Selain lebih dekat, juga nyaman,” ungkap Rossi. Sampai kemarin pendataan e-KTP di Surabaya sudah mencapai 1.487.020 orang atau 79,25 persen dari wajib e-KTP yang mencapai 1.876.395 orang. Angka itu akan terus naik karena warga yang melakukan pendataan e-KTP semakin banyak.(lum/puj/idr/c9/fid)

Sumber : Jawa Pos

 

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 10 May 2012 16:23 )
 

Mendagri: penyelesaian E-KTP Indonesia lampaui Jerman dan AS

Surel Cetak PDF
alt

Target penyelesaian e-ktp kita telah melampui kinerja e-ktp negara-negara maju seperti Jerman, AS dan India," kata Mendagri saat ditemui di Pangkalpinang dalam rangkaian Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur baru Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa.

Mendagri mengatakan Indonesia telah berhasil menjadi negara nomor satu di dunia dalam penyelesaian target e-ktp dengan cepat.

"Kita jadi negara nomor satu yang paling cepat menyelesaikan e-ktp, dalam satu setengah tahun kita bisa selesaikan 172 juta, dari Oktober hingga April saja kita bisa selesaikan 70 juta," kata Mendagri.

Perbandingannya, kata Mendagri, di India membutuhkan waktu satu tahun untuk menyelesaikan lima juta e-ktp sedangkan di Jerman membutuhkan waktu enam tahun untuk menyelesaikan 70 juta e-ktp.

"Oleh karena prestasi ini, maka nanti saya akan terbang ke Abu Dhabi untuk menjadi pembicara di hadapan perwakilan 45 negara untuk berbagi mengenai cara penyelesaian target e-ktp di negara kita, selain itu, Bulan Juli nanti saya juga diundang ke Amerika untuk menjadi key-note soal ini," kata Mendagri. 

Mendagri mengatakan sampai hari ini e-ktp yang telah diselesaikan ada 74 ribu sedangkan target hinggs akhir 2012 adalah 172 juta, artinya masih tersisa 98 juta e-ktp yang menunggu diproses. (I027)

 Ket>ambar: Mendagri (google)

Sumber :Harian Analisa

Tags :Berita Mendagri

 
Halaman 32 dari 36 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.