Berita

Kebut Perekaman e-KTP, Pelayanan Tak Libur Buka Hingga Pukul 24.00

Surel Cetak PDF

alt

SURABAYA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dipendukcapil) mengoptimalkan percepatan pelayanan perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e KTP) bagi warga Surabaya. Mulai 14 hingga 31 Maret 2019, warga Surabaya bisa mengakses dan mendapatkan pelayanan rekam e-KTP di Kantor Siola mulai pukul 07.30 WIB hingga 24.00 WIB.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji mengatakan berdasarkan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), diketahui masih ada warga Surabaya yang belum melakukan perekaman e-KTP. Oleh karena itu, melalui program tersebut, ia berharap masyarakat yang belum melakukan perekaman bisa dapat segera mengurus.

“Kita mempersilahkan seluruh warga kota yang belum melakukan perekaman untuk datang merekamkan dirinya ke Siola,” kata Agus Imam Sonhaji.

Layanan percepatan rekam e-KTP tersebut, lanjut dia, nantinya akan bertempat di sisi barat depan Museum, Siola, Surabaya). Bahkan dalam percepatan ini, Dispendukcapil akan membuka layanan tersebut meski dihari libur. “Termasuk hari Sabtu dan Minggu kita tetap buka, jadi tidak ada libur,” tegasnya.

Agar program percepatan e-KTP di Surabaya segera tuntas, pihaknya juga mempunyai program Jemput Bola (Jebol). Masyarakat Surabaya yang termasuk dalam kategori lansia maupun disabilitas dan belum melakukan perekaman e-KTP, akan didatangi oleh petugas ke rumahnya.

“Kami juga membuat program Jemput Bola (Jebol,Red), kami turun ke wilayah yang akan didata oleh Lurah. Untuk lansia dan disabilitas nanti kami akan mobile bergerak turun mulai tanggal 14 - 31 Maret 2019,” imbuhnya.

Berdasarkan data SIAK, per tanggal 5 Maret 2019, jumlah warga Surabaya yang belum melakukan perekaman e-KTP mencapai 98 ribu orang. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah jumlah tersebut sesuai dengan data yang ada di lapangan. Sebab data penduduk itu sifatnya dinamis dan bisa berubah-ubah setiap saat. “Karena data itu bergerak tiap hari, ada yang datang dan pindah,” jelasnya.

Sementara untuk jumlah kebutuhan blangko e-KTP, Agus memastikan jika saat ini kebutuhan blangko tersebut dinilai aman. Ia mengaku setiap Minggu kebutuhan blangko e-KTP akan disupply oleh pusat. “Untuk blangko, setiap minggu akan disupply terus oleh pusat. Dulu rata-rata 15 ribuan perminggu,” terangnya.

Ia menambahkan agar proses perekaman e-KTP di Surabaya bisa segera rampung, pihaknya telah menyiapkan 12 hingga 14 alat rekam yang akan stay di Gedung Siola. Sementara untuk sisanya, enam hingga tujuh alat, akan dioptimalkan untuk mobile.

Ia mengaku dalam tiap hari, warga yang melakukan perekaman E-KTP sekitar 300 – 400 orang. Namun jika program ini berjalan, diharapkan bisa sepuluh kali lipatnya. (gin/rud)

 

 

Sumber :

https://radarsurabaya.jawapos.com/read/2019/03/14/125008/kebut-perekaman-e-ktp-pelayanan-tak-libur-buka-hingga-pukul-2400

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 27 Maret 2019 05:04 )
 

Perekaman e-KTP Dispendukcapil Surabaya Sepi

Surel Cetak PDF

alt

SURABAYAPAGI.com - Dispendukcapil Surabaya membuka percepatan perekaman e-KTP sejak 14 Maret hingga 31 Maret 2019, mulai pukul 07.30 hingga 24.00 WIB. Namun layanan ini belum dimanfaatkan masyarakat Kota Surabaya secara maksimal. Terhitung sudah lima hari berjalan, namun antrean tidak terlalu panjang dan hanya meningkat hanya dua kali lipat dari biasanya.

Maria Agustin, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Surabaya menjelaskan peningkatan hanya dua kali lipat dari hari biasa, hingga 680 orang. "Pelan-pelan naiknya, kemarin Sabtu sampai ramai sekali. Ramai siang dan malam habis sholat isya biasanya. Minggu kita malah sepi sekali, mungkin orang gak tahu kalau kita tetap buka meski hari Minggu," jelas Maria, Selasa (19/3) kemarin.

Seperti yang diberitahukan sebelumnya, masyarakat Surabaya yang belum melakukan rekam e KTP menurut sistem nasional mencapai 98 ribu orang. Jumlah ini menurut Maria masih mentah, dan diperkirakan hanya sebagian (50 persen) saja yang masih berada di Surabaya. Sementara sisanya adalah penduduk yang pindah namun tidak lapor dan meninggal tapi tidak mengurus akta kematian.

Maria melanjutkan sebagian masyarakat yang datang ada juga yang tidak tahu, pelayanan percepatan rekaman hingga pukul 24.00 hanya untuk perekaman saja. Bukan termasuk pengurusan e-KTP hilang, rusak, atau perubahan data. "Kalau hilang, rusak, atau perubahan data sudah bisa dilayani di kecamatan bisa langsung. Tidak perlu di kantor Dispendukcapil," jelasnya kepada wartawan.

 

Sumber:

http://www.surabayapagi.com/read/185766/2019/03/20/perekaman-ektp-dispendukcapil-surabaya-sepi.html

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 27 Maret 2019 04:58 )
 

Perekaman e-KTP di Siola Surabaya Dilayani Sampai Tengah Malam

Surel Cetak PDF

alt

SURABAYA - Dispendukcapil Kota Surabaya membuka percepatan perekaman e-KTP sejak 14 Maret sampai 31 Maret 2019, mulai pukul 07.30 hingga 24.00 WIB.

Namun layanan spesial ini belum dimanfaatkan masyarakat Kota Surabaya secara maksimal. Terhitung sudah lima hari berjalan, namun antrean tidak terlalu panjang dan hanya meningkat hanya dua kali lipat dari biasanya.

Maria Agustin, Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Surabaya menjelaskan, peningkatan hanya dua kali lipat hari biasa, hingga 680 orang.

"Pelan-pelan naiknya, kemarin Sabtu sampai ramai sekali. Ramai siang dan malam habis sholat isya biasanya. Minggu kita malah sepi sekali, mungkin orang gak tahu kalau kita tetap buka meski hari Minggu," jelas Maria, Selasa (19/3/2019).

Seperti yang diberitahukan sebelumnya, masyarakat Surabaya yang belum melakukan rekam e-KTP menurut sistem nasional mencapai 98 ribu orang.

Jumlah ini menurut Maria masih mentah dan diperkirakan hanya sebagian (50 persen) saja yang masih berada di Surabaya. Sementara sisanya adalah penduduk yang pindah namun tidak lapor dan meninggal tapi tidak mengurus akta kematian.

Maria melanjutkan, sebagian masyarakat yang datang ada juga yang tidak tahu, pelayanan percepatan rekaman hingga pukul 24.00 hanya untuk perekaman saja. Bukan termasuk pengurusan e-KTP hilang, rusak, atau perubahan data.

"Kalau hilang, rusak, atau perubahan data sudah bisa dilayani di kecamatan bisa langsung. Tidak perlu di kantor Dispendukcapil," jelasnya.

Petugas Dispendukcapil siap 3 sift pada program percepatan perekaman e-KTP. Setiap sift ada 48 petugas yang berjaga.

Ernawati (21) salah satu pengurus e-KTP mengatakan tak butuh waktu lama untuk melakukan perekaman. 30 menit langsung selesai perekaman karena antrean tak panjang.

"Saya baru tahu kalau buka sampai pukul 24.00, ini tadi libur kerja jadi bisa mengurus. Besok berarti bisa ambil langsung hasilnya e-KTP sepulang kerja malam hari," katanya.

 

Sumber:

http://surabaya.tribunnews.com/2019/03/19/perekaman-e-ktp-dispendukcapil-di-siola-surabaya-dilayani-sampai-tengah-malam.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 27 Maret 2019 04:55 )
 

Layanan JEBOL (JEmput BOLa) Perekaman KTP-el

Surel Cetak PDF

alt

Selain ada Kegiatan Perekaman masal di Gedung Siola, DispendukCapil Kota Surabaya juga melakukan layanan jemput bola khusus untuk lansia dan yang sakit. Mereka Bisa belakukan perekaman di kantor-kantor kelurahan. Misalnya yang terlihat di kelurahan Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, kemarin (19 Maret 2019). Tercatat ada 43 warga lansia di wilayah itu. Tapi, setelah dicek, hanya tersisa 38 orang. Sebab, ada yang meninggaldunia atau pindah. Lurah Kedung Baruk Fajar Basuki mengatakan, khusus untuk lansia dan warga yang memiliki keterbatasan fisik, petugas mengadakan layanan jemput bola.

Salah satu yang dikunjungi adalah tempat tinggal Djulaikah di jalan Kedung Baruk IX. Akses menuju rumahnya sangat sempit, hanya bias dilewati 2 sepeda motor berjajar. Perempuan kelahiran 5 mei 1945 itu sedang sendiri di rumah. Anaknya bekerja, sedangkan cucunya pergi kuliah. Djulaikah sedang sakit punggung dan tangan.

Petugas membawa tandu darurat dari mobil sehat “Masih bias jalan, Cuma nggak kuat. Punggung belakang kanan sakit . Biar aman, mangkanya ditandu saja” kata Maimunah, tetangga yang mendampingi Djulaikah.

 

 

Sumber :

Jawa Pos, 20 Maret 2019

Metropolis - Segera Urus atau e-KTP Terblokir

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 27 Maret 2019 04:54 )
 

Segera Urus atau KTP-el Terblokir

Surel Cetak PDF

alt

Surabaya – Keputusan pemblokiran KTP-el menjadi peringatan keras bagi warga yang belum menjalani perekaman data. Berdasarkan hasil verifikasi di tingkat RT, RW, sampai kecamatan, ada 98 ribu warga yang belum menuntaskan pengurusan. Untuk mempermudah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya memperbanyak akses perekaman di SIOLA.

Perekaman KTP-el hingga 31 Maret 2019 itu dipusatkan di Gedung SIOLA. Jam Pelayanan mulai Pagi hingga Tengah Malam pukul 24.00. Pada Sabtu dan Minggu Pelayanan tetap Buka. Sayangnya, jumlah warga yang memanfaatkan fasilitas tersebut belum sesuai ekspektasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji menyebutkan, pada hari biasa, yang datang untuk menjalani perekaman KTP-el rata-rata hanya 300 orang. Dengan memberikan deadline 31 Maret dan memfasilitasi perekaman hingga malam, pihaknya berharap ada 3.000 warga yang merekam per hari atau naik 10 kali lipat.

Sumber :

Jawa Pos, 20 Maret 2019

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 27 Maret 2019 04:52 )
 
Halaman 4 dari 37 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.