Berita

Mengenal 'Puntadewa' Aplikasi Pemkot Surabaya, Alat Bantu Hitung Jumlah Warga Non Permanen

Surel Cetak PDF

img 4626

Pemerintah Kota Surabaya memiliki aplikasi untuk menghitung jumlah warga non permanen di Kota Surabaya. Aplikasi itu bernama Puntadewa (Himpun Data Demografi Kawasan) yang dikelola Dispendukcapil Kota Surabaya. Lewat kecanggihan aplikasi ini, warga nonpermanen di Surabaya per 10 Oktober 2019 diketahui berjumlah 1.232 jiwa. Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengungkapkan, aplikasi tersebut tercetus berdasarkan kebutuhan untuk mendata penduduk non permanen yang tinggal di Surabaya. "Jadi orang boleh tinggal di mana pun menggunakan Kartu Identitas Penduduk Musiman (KIPM),” kata Agus.

Agus mengatakan, Puntadewa dibuat setelah mengacu pada Permendagri Republik Indonesia nomor 14 tahun 2015, tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen serta Perda nomor 6 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Agus memastikan pendataan warga nonpermanen ini penting untuk mengetahui jumlah keseluruhan penduduk yang tinggal di Kota Surabaya saat ini. Setelah diketahui secara keseluruhan, lanjut Agus, jumlah itu akan digunakan untuk mengukur dan menghitung kebutuhan warga yang tinggal di Surabaya, seperti kebutuhan penambahan infrastruktur maupun pelayanan publik. Lebih lanjut Agus ngungkapkan, dirinya juga mengimbau bagi yang belum terdata agar segera mendaftarkan diri. Pendaftarannya pun bisa dengan menghubungi RT/RW setempat maupun mendaftar secara online di website Dispendukcapil. Jika mendaftar secara online dan mengikuti seluruh tahapan selanjutnya dapat mengklik tombol simpan. "Jika semua data benar maka secara otomatis akan di approve. Pendaftar akan mendapatkan barcode yang dapat dicetak sebagai bukti bahwa telah mendaftar,” terang Agus.

 

Sumber :

https://jatim.tribunnews.com/2019/10/16/mengenal-puntadewa-aplikasi-pemkot-surabaya-alat-bantu-hitung-jumlah-warga-non-permanen
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 26 Oktober 2019 06:03 )
 

Permudah Perekaman KTP-EL, Dispendukcapil "Jemput Bola" ke Sekolah

Surel Cetak PDF

ktpelsekolah

Para siswa SMA/SMK di Surabaya yang akan memasuki usia wajib memiliki KTP (di atas 16 tahun) pada tahun ini, kini tidak perlu repot melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-EL). Mereka tak perlu izin meninggalkan sekolah demi mengurus di kantor kecamatan maupun di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya di Siola. Sebab, petugas Dispendukcapil Surabaya yang datang ke sekolah. Demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Dispendukcapil Surabaya melakukan layanan 'NjeBol Anduk' atau 'Njemput Bola' Administrasi Kependudukan dengan melakukan perekaman KTP-EL di sekolah. 
Seperti pada Kamis (12/9/2019), Dispendukcapil Surabaya melakukan perekaman KTP-EL di SMA Katolik Frateran Surabaya.
 
Kepala Seksi Kerja Sama dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kota Surabaya, Antonius Rachmat W menyampaikan, perekaman KTP-EL di sekolah merupakan bagian dari agenda pelayanan rutin kepada masyarakat. “Untuk perekaman di sekolah ini sifatnya kalau ada permohonan dari pihak sekolah. Dispendukcapil akan menindaklanjutinya dengan melakukan perekaman. Intinya, kami mempermudah warga,” jelas Antonius. Dijelaskan Antonius, pihak sekolah bisa mengajukan data siswa-siswanya yang akan melakukan perekaman KTP-EL dengan memperhatikan beberapa syarat. Di antaranya, benar-benar warga Surabaya dan usianya sudah akan masuk usia wajib KTP (di atas 16 tahun), serta melampirkan foto copy Kartu Keluarga (KK). “Saat mereka menginjak usia 17 tahun, KTP sudah siap cetak dan bisa diambil di kecamatan masing-masing sesuai domisili. Mereka tidak perlu lagi perekaman di kantor kecamatan ataupun di Siola,” sambung Antonius. Sebelum datang ke sekolah, Dispendukcapil akan meminta data tersebut untuk dilakukan pengecekan. Menurut Antonius, merujuk pengalaman tahun lalu, ketika akan direkam, ternyata ada yang NIK nya terblokir atau bukan warga Surabaya.
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 21 September 2019 01:40 ) Selengkapnya...
 

Pelatihan Aplikasi Pendataan Penduduk Non Permanen

Surel Cetak PDF

alt

Kamis, 5 September 2019 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya mengadakan Pelatihan Penggunaan Aplikasi Puntadewa untuk Pendataan Penduduk Non Permanen. Acara yang dilaksanakan di Convention Hall, Gedung Siola Lantai 4 tersebut dihadiri oleh Operator Kecamatan dan Operator Kelurahan se-Kota Surabaya. Selama acara peserta diberikan materi mengenai Pendataan Penduduk Non Permanen sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen. “Mulai minggu depan akan diadakan juga pelatihan dan bimbingan teknis untuk Ketua RT dan Ketua RW se-Kota Surabaya, dimana lokasi pelatihannya berada di BLC milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya”, tutur Ibu Relita Wulandari, S.Sos selaku Kepala Seksi Pindah Datang dan  Pendataan Penduduk.

Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 06 September 2019 06:56 )
 

Sosialisasi Pendataan Penduduk Non Permanen

Surel Cetak PDF

 alt

Senin, 26 Agustus 2019 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya mengadakan Sosialisasi Pendataan Penduduk Non Permanen dan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) bagi Orang Asing. Acara yang dilaksanakan di Convention Hall, Gedung Siola Lantai 4 tersebut dihadiri oleh 200 peserta yang terdiri dari Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat, Badan Perencanaan Pembangunan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Bagian Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Operator Kecamatan dan Operator Kelurahan se-Kota Surabaya. Selama acara peserta diberikan materi mengenai Pendataan Penduduk Non Permanen sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pendataan Penduduk Non Permanen, selain itu peserta dikenalkan Aplikasi Pendataan Penduduk Non Permanen bernama Puntadewa.

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 28 Agustus 2019 06:52 )
 

Jumlah Penduduk Kota Surabaya

Surel Cetak PDF

 beritaagus2019

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Jumlah penduduk kota Surabaya semakin meningkat. Dibanding tahun sebelumnya, terdapat kenaikan jumlah penduduk di tahun ini. Jumlah penduduk Surabaya pada Bulan Januari 2019 sebanyak  3,095,026 jiwa dengan jumlah penduduk terpadat adalah Kecamatan Tambaksari dan yang paling sedikit jumlah penduduknya adalah Kecamatan Bulak. Menurut data perekaman KTP-EL, jumlah sudah rekam untuk warga Surabaya adalah  2,065,535 jiwa dari total jumlah wajib KTP sebesar  2,325,509 jiwa sehingga warga yang belum melakukan perekaman sebesar  259,974 jiwa, sedangkan data sampai Juli 2019 jumlah penduduk yang melakukan perubahan alamat sebesar 166.293 jiwa dan yang dilaporkan meninggal sejumlah 15.052 jiwa. 

Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 17 Agustus 2019 05:46 )
 
Halaman 1 dari 37 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.