HOT NEWS
---- KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup, dan tldak perlu diperpanjang   walapun telah habis masa berlakunya ---- Pengajuan Pencetakan KTP-el di Dispenduk di data dan di kirimkan lewat Kecamatan, Pemohon dapat mengurus Surat permohonan pencetakan di Kecamatan. ----
Home Layanan Catatan Sipil Kutipan Ke-II Dan Seterusnya Akta-Akta Catatan Sipil Bagi WNI

Kutipan Ke-II Dan Seterusnya Akta-Akta Catatan Sipil Bagi WNI

Surel Cetak PDF

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

Membawa persyaratan :

  1. 1.Fotocopy Kutipan Akta Pencatatan Sipil (Kelahiran / Kematian / Pengakuan Anak / Kematian / Perkawinan / Perceraian) yang hilang;
  2. 2.Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian (bagi akta yang hilang);
  3. 3.Asli Kutipan Akta Pencatatan Sipil yang rusak (bagi kutipan Akta yang rusak);
  4. 4.Fotocopy KK dan KTP pemohon;
  5. 5.Fotocopy Akta Nikah Orang Tua (khusus untuk pengurusan Kutipan ke-II dan Seterusnya Akta Kelahiran dan Akta Pengakuan Anak);
  6. 6.Fotocopy Akta& Fotocopy ganti nama bila ada (khusus untuk pengurusan Kutipan ke-II dan Seterusnya Akta Perkawinan dan Akta Perceraian);
  7. 7.Paspor / identitas bagi OA pemegang ijin kunjungan (VISA);
  8. 8.SKTT bagi OA pemegang KITAS;
 

Dispendukcapil

  1. 9.Petugas memberikan Formulir Permohonan Kutipan ke-2 dan seterusnya karena hilang / rusak untuk diisi oleh pemohon;
  2. 10.Petugas menerima dan memverifikasi Formulir Permohonan Kutipan ke-2 dan seterusnya yang telah diisi beserta lampiran syarat sesuai ketentuan;
  3. 11.0perator melakukan entryuntuk menerbitkan Kutipan Akta kedua dan seterusnya serta Pencatatan pinggir;
    1. 12.Kepala Seksi melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
    2. 13.Kepala Bidang melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
    3. 14.Kepala Dinas membubuhkan tanda tangan pada Kutipan Akta kedua dan seterusnya serta Pencatatan pinggir;
      1. 15.Kutipan Akta Kedua dan seterusnya diberikan kepada pemohon;
      2. 16.Petugas menyimpan Pencatatan pinggir dalam Register Akta Pencatatan Sipil sebagai arsip.

Paling Lambat

7 Hari Kerja

 

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

-

Hari Kerja

Denda Administratif (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp.

0,-

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 10 Juli 2017 09:40 )  

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.