HOT NEWS
---- KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup, dan tldak perlu diperpanjang   walapun telah habis masa berlakunya ---- Pengajuan Pencetakan KTP-el di Dispenduk di data dan di kirimkan lewat Kecamatan, Pemohon dapat mengurus Surat permohonan pencetakan di Kecamatan. ----
Home Layanan Catatan Sipil Pencatatan Perkawinan Bagi WNI / Orang Asing

Pencatatan Perkawinan Bagi WNI / Orang Asing

Surel Cetak PDF

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

Membawa persyaratan:

  1. Fotocopy KTP dan KK Suami dan Istri yang telah dilegalisir;
  2. Fotocopy Surat Baptis;
  3. Pas foto suami dan istri berdampingan hitam putih ukuran 4x6 cm sebanyak 6 (enam) lembar;
  4. Fotocopy Kutipan Akta Kelahiran suami dan isteri yang telah dilegalisir;
  5. Surat Pernyataan Belum Nikah bermaterai Rp. 6.000,-
  6. Akte Perceraian Asli dengan Suami/Istri terdahulu;
  7. Fotocopy legalisir akte Kematian Suami/Istri terdahulu ;
  8. Surat Izin Kawin dari komandan bagi anggota ABRI;
  9. Surat Izin Kawin dan Surat Kesanggupan Hadir dari Orang Tua (bagi yang belum berusia 21 tahun);
  10. Surat Perjanjian Kawin (bila ada);
  11. Surat Ganti Nama (bila ada);
  12. Surat Keterangan dari Gereja/Vihara/Pura/Penghayat Kepercayaan;
  13. Fotocopy Surat Perkawinan dari Pemuka Agama yang telah dilegalisir;
  14. Surat Keterangan dari Lurah (N 1 – N 4);
  15. Surat Keterangan dari kedutaan (bagi Orang Asing);
  16. Fotocopy ID Card, Passport dan Visa (bagi Orang Asing);
  17. Fotocopy Data Keluarga (bagi Orang Asing);
  18. Fotocopy KTP 2 orang saksi;

Catatan :

  • Pemohon membawa surat yang asli dan fotocopy dilegalisir oleh instansi yang mengeluarkan.
  • Semua dokumen diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (bagi Orang Asing).
  • Semua dokumen luar negeri dilegalisir di Kemenlu (bagi Orang Asing).
 

RT & RW

16. RT & RW membuatkan Surat Pengantar ke Kelurahan;  

Kelurahan

17. PemohonSurat Keterangan belum kawin di Kelurahan (N 1-N 4);  

Kecamatan

18. Dispensasi nikah kurang dari 10 hari (bila diperlukan);  

Dispendukcapil

19. Pasangan suami dan isteri mengisi form F-2.12(Formulir Pencatatan Perkawinan) pada Instansi Pelaksanadenganmelampirkan persyaratan;

20.  Petugas menerima dan memverifikasi F2.12 (FormulirPencatatan Perkawinan) berserta lampiran persyaratan;

21. Petugas menyelenggarakan pengumuman tentangpemberitahuan kehendak melangsungkan perkawinan;

22.  Petugas Pencatatan Sipil Instansi Pelaksana mencatatpada Register Akta Perkawinan;

23.   Operator melakukan entry data dan menerbitkan KutipanAkta Perkawinan;

24.Kepala Seksi melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;

25. Kepala Bidang melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;

26. Kepala Dinas membubuhkan tanda tangan pada Register dan Kutipan Akta Perkawinan;

27. Kutipan Akta Perkawinan diberikan kepada masing suami dan isteri;

28.   Suami atau istri berkewajiban melaporkan hasil pencatatanperkawinan kepada instansi Pelaksana tempat domisilinya perubahan status;

Paling Lambat

7 Hari Kerja

Retribusi

:

     

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

60

Hari Kerja

 

Denda Administrasi (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp

500.000,-

 

   

 

   
Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 26 Agustus 2016 09:59 )  

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.