HOT NEWS
Jam Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, Senin - Jumat : 07.30 - 21.00, Sabtu : 08.00 - 16.00 di Gedung Siola lt. 1 | Untuk KTP-el yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu diperpanjang karena otomatis menjadi berlaku seumur hidup | Cetak Ulang KTP-el karena Perubahan Data, Rusak atau Hilang dilakukan di Kecamatan.
Home Layanan Catatan Sipil Pencatatan Perkawinan Bagi WNI / Orang Asing

Pencatatan Perkawinan Bagi WNI / Orang Asing

Surel Cetak PDF

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

Membawa persyaratan:

  1. Fotocopy KTP Suami dan Istri;
  2. Fotocopy Surat Baptis;
  3. Pas foto suami dan istri berdampingan hitam putih ukuran 4x6 cm sebanyak 6 (enam) lembar;
  4. Fotocopy Kutipan Akta Kelahiran suami dan isteri;
  5. Surat Pernyataan Belum Nikah bermaterai Rp. 6.000,-
  6. Akte Perceraian/Kematian dengan Suami/Istri terdahulu;
  7. Surat Izin Kawin dari komandan bagi anggota ABRI;
  8. Surat Izin Kawin dan Surat Kesanggupan Hadir dari Orang Tua (bagi yang belum berusia 21 tahun);
  9. Surat Perjanjian Kawin (bila ada);
  10. Surat Ganti Nama (bila ada);
  11. Surat Keterangan dari Gereja/Vihara/Pura/Penghayat Kepercayaan;
  12. Surat Keterangan dari Lurah (N 1 – N 4);
  13. Surat Keterangan dari kedutaan (bagi Orang Asing);
  14. Fotocopy ID Card, Passport dan Visa (bagi Orang Asing);
  15. Fotocopy Data Keluarga (bagi Orang Asing);

Catatan :

  • Pemohon membawa surat yang asli atau fotocopy dilegalisir oleh instansi yang mengeluarkan.
  • Semua dokumen diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (bagi Orang Asing).
 

RT & RW

  1. RT & RW membuatkan Surat Pengantar ke Kelurahan;
 

Kelurahan

  1. PemohonSurat Keterangan belum kawin di Kelurahan (N 1-N 4);
 

Kecamatan

  1. Dispensasi nikah kurang dari 10 hari (bila diperlukan);
 

Dispendukcapil

  1. Pasangan suami dan isteri mengisi form F-2.12 (Formulir Pencatatan Perkawinan) pada Instansi Pelaksana dengan melampirkan persyaratan;
  2. Petugas Pencatatan Sipil Instansi Pelaksana mencatat pada Register Akta Perkawinan dan menerbitkan Kutipan Akta Perkawinan;
  3. Kutipan Akta Perkawinan diberikan kepada masing- masing suami dan isteri;
  4. Suami atau istri berkewajiban melaporkan hasil pencatatan perkawinan kepada Instansi Pelaksana tempat domisilinya untuk perubahan status.

Paling Lambat

7 Hari Kerja

Retribusi

:

 WNI

Rp.

0,-

 

 

Orang Asing

Rp.

0,-

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

60

 

Hari Kerja

Denda Administrasi (Apabila Terlambat Melapor)

:

WNI

Rp.

500.000,-

 

 

Orang Asing

Rp.

1.000.000,-

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 16 Januari 2014 11:39 )  

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.