Home

Layanan Catatan Sipil

Layanan Catatan Sipil adalah Layanan yang berkaitan dengan kelahiran, kematian, perkawinan, perceraian dan masalah catatan sipil lainnya



Pelaporan Perkawinan / Perceraian Luar Negeri

Surel Cetak PDF

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

Membawa persyaratan:

  1. Foto copy Akta Pencatatan Sipil (Perkawinan / Perceraian) dari Negara asal;
  2. Foto copy Passport, KTP, dan KK;
  3. Surat Kewarganegaraan Indonesia;
  4. Akte Kelahiran dan Ganti Nama (kalau ada);
  5. Dokumen Asing (untuk Warga Negara Asing);
  6. Pas Foto Hitam Putih 4x6 sebanyak 5 (lima) lembar (berdampingan);
  7. Bukti Pelaporan dari Perwakilan Negara RI setempat;
  8. Keterangan : Semua dokumen yang berbahasa asing harus diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dari penerjemah tersumpah dan membawa aslinya.
 

Dispendukcapil

  1. Petugas menerima dan memverifikasi Pelaporan Perkawinan / Perceraian Luar Negeri beserta lampiran persyaratan;
  2. Operator melakukan entrydan menerbitkan Bukti Pelaporan Perkawinan / Perceraian Luar Negeri;
  3. Kepala Seksi melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
  4. Kepala Bidang melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
  5. Kepala Dinas membubuhkan tanda tangan pada Register dan Bukti Pelaporan Perkawinan / Perceraian Luar Negeri;
  6. Bukti Pelaporan Perkawinan / Perceraian Luar Negeri diberikan kepada Pemohon;
  7. Pemohon berkewajiban melaporkan hasil Bukti Pelaporan Perkawinan / Perceraian Luar Negeri kepada Instansi Pelaksana tempat domisilinya untuk perubahan status.

Paling Lambat

7 Hari Kerja



Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

30

Hari Kerja

Denda Administratif (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp.

500.000,-

 

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 25 Juli 2017 08:32 )
 

Pendaftaran Perkawinan WNI Online

Surel Cetak PDF

Klik di sini untuk Pendaftaran Perkawinan WNI Online

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

Membawa persyaratan:

  1. 1.Fotocopy KTP Suami dan Istri;
  2. 2.Fotocopy Surat Baptis;
  3. 3.Pas foto suami dan istri berdampingan hitam putih ukuran 4x6 cm sebanyak 6 (enam) lembar;
  4. 4.Fotocopy Kutipan Akta Kelahiran suami dan isteri;
  5. 5.Surat Pernyataan Belum Nikah bermaterai Rp. 6.000,-
  6. 6.Akte Perceraian/Kematian dengan Suami/Istri terdahulu;
  7. 7.Surat Izin Kawin dari komandan bagi anggota ABRI;
  8. 8.Surat Izin Kawin dan Surat Kesanggupan Hadir dari Orang Tua (bagi yang belum berusia 21 tahun);
  9. 9.Surat Perjanjian Kawin (bila ada);
  10. 10.Surat Ganti Nama (bila ada);
  11. 11.Surat Keterangan dari Gereja/Vihara/Pura/Penghayat Kepercayaan;
  12. 12.Surat Keterangan dari Lurah (N 1 – N 4);
  13. 13.Surat Keterangan dari kedutaan (bagi Orang Asing);
  14. 14.Fotocopy ID Card, Passport dan Visa (bagi Orang Asing);
  15. 15.Fotocopy Data Keluarga (bagi Orang Asing);

Pencatatan :

  • Pemohon membawa surat yang asli atau fotocopy dilegalisir oleh instansi yang mengeluarkan.
  • Semua dokumen diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah (bagi Orang Asing).
 

RT & RW

  1. 16.RT & RW membuatkan Surat Pengantar ke Kelurahan;
 

Kelurahan

  1. 17.PemohonSurat Keterangan belum kawin di Kelurahan (N 1-N 4);
 

Kecamatan

  1. 18.Dispensasi nikah kurang dari 10 hari (bila diperlukan);
 

Dispendukcapil

  1. 19.Pasangan suami dan isteri mengisi form F-2.12 (Formulir Pencatatan Perkawinan) pada Instansi Pelaksana dengan melampirkan persyaratan;
  2. 20.Petugas menerima dan memverifikasi F2.12 (Formulir Pencatatan Perkawinan) beserta lampiran persyaratan;
  3. 21.Petugas menyelenggarakan pengumuman tentang pemberitahuan kehendak melangsungkan perkawinan;
  4. 22.Petugas Pencatatan Sipil Instansi Pelaksana mencatat pada Register Akta Perkawinan;
  5. 23.Operator melakukan entrydan menerbitkan Kutipan Akta Perkawinan;
  6. 24.Kepala Seksi melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
  7. 25.Kepala Bidang melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
  8. 26.Kepala Dinas membubuhkan tanda tangan pada Register dan Kutipan Akta Perkawinan
  9. 27.Kutipan Akta Perkawinan diberikan kepada masing- masing suami dan isteri;
  10. 28.Suami atau istri berkewajiban melaporkan hasil Pencatatan perkawinan kepada Instansi Pelaksana tempat domisilinya untuk perubahan status.

Paling Lambat

7 Hari Kerja

 

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

60

Hari Kerja

Denda Administratif (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp.

500.000,-

 

 

 

 




Terakhir Diperbaharui ( Senin, 10 Juli 2017 08:46 )
 

Pendaftaran Perceraian WNI Online

Surel Cetak PDF

Klik di sini untuk Pendaftaran Perceraian WNI Online

 

 

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

Membawa persyaratan :

  1. 1.Surat Pengantar dari Pengadilan;
  2. 2.Fotocopy KK;
  3. 3.Fotocopy KTP-el;
  4. 4.Fotocopy Akte Kelahiran;
  5. 5.Foto 3 x 4 = 3 lembar;
  6. 6.Salinan Putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan Kutipan Akta Perkawinan;
 

Dispendukcapil

  1. 7.Pasangan suami dan isteri yang berceraiform F-2.19 (Formulir Pencatatan Perceraian) pada Instansi Pelaksana dengan melampirkan persyaratan;
  2. 8.Petugas menerima dan memverifikasi F2.19 (Formulir Pencatatan Perceraian) beserta lampiran persyaratan;
  3. 9.Pencatatan Sipil mencatat pada Register Akta Perceraian;
  4. 10.Operator melakukan entrydan menerbitkan Kutipan Akta Perceraian;
    1. 11.Kepala Seksi melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
    2. 12.Kepala Bidang melakukan verifikasi dan membubuhkan paraf;
      1. 13.Kepala Dinas membubuhkan tanda tangan pada Register dan Kutipan Akta Perceraian;
      2. 14.Kutipan Akta Perceraian diberikan kepada masing-masing suami dan isteri;
      3. 15.Suami dan istri berkewajiban melaporkan hasil Pencatatan perceraian kepada Instansi Pelaksana tempat domisilinya untuk perubahan status.

Paling Lambat

7 Hari Kerja

 

 

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

60

Hari Kerja

Denda Administratif (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp.

500.000,-



 

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 10 Juli 2017 08:43 )
 

e-lampid (Pelayanan Online Akta Kelahiran dan Akta Kematian WNI)

Surel Cetak PDF

klik di sini untuk e-lampid (Pelayanan Online Akta Kelahiran dan Akta Kematian)

1.     PENCATATAN KELAHIRAN ONLINE BAGI WNI

 

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

  1. 1.Mengisi formulir pendaftaran Akta Kelahiran secara elektronik melalui portal http:// lampid.surabaya.go.id serta mengunggah persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, antara lain:  
    1. a.Surat Keterangan Kelahiran dari dokter / bidan / penolong kelahiran;
    2. b.Fotocopy KK dan KTP orang tua bayi;
    3. c.Fotocopy Akta Perkawinan /Akta Nikah orang tua yang dilegalisir;
    4. d.Fc KTP 2 (dua) orang saksi yang mengetahui peristiwa;
    5. e.Akta kelahiran ibu (apabila ada), bagi anak lahir di luar nikah;
    6. f.Surat Pernyataan Belum Pernah Mencatatkan Perkawinan dari Ibu bagi anak yang lahir diluar nikah;
  2. 2.Setelah mengentri data dan mengunggah kelengkapan persyaratan secara elektronik, pemohon mencetak bukti pendaftaran;
  3. 3.pemohon menyampaikan bukti pendaftaran dan berkas persyaratan ke kelurahan;
 

RT & RW

  1. 4.RT & RW membuatkan pengantar permohonan akta kelahiran;
 

Kelurahan

  1. 5.Petugas registrasi di kelurahan akan melakukan verifikasi kebenaran dan kelengkapan data yang diunggah dengan mencocokkan dokumen persyaratan;
  2. 6.apabila persyaratan sudah lengkap dan benar, maka pemohon menandatangani Register Akta yang telah disediakan sebagai bukti telah disetujui permohonan aktanya;
  3. 7.Petugas Registrasi melakukan persetujuan akta secara elektronik;
  4. 8.Lurah segera menyetujui permohonan tersebut secara elektronik;
 

Dispendukcapil

  1. 9.Petugas Dinas melakukan verifikasi berdasarkan data pemohon akta secara elektronik;
  2. 10.Setelah dinyatakan lengkap persyaratan permohonan akta akan dilakukan persetujuan secara berjenjang mulai staf hingga Kepala Dinas;
  3. 11.Petugasmenerbitkan kutipan akta kelahiran kemudian mengirim kutipan akta kelahiran ke Kelurahan;
  4. 12.Apabila tidak lengkap persyaratan permohonan akta, maka akan dilakukan penolakan secara elektronik untuk dilengkapi melalui login Lurah setempat.

3 Hari Kerja

 

 

 

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

60

Hari Kerja

Denda Administratif (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp.

100.000,-

 


          

2.     PENCATATAN KEMATIAN ONLINE BAGI WNI

 

 

 

 

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

  1. 1.Mengisi formulir pendaftaran Akta Kematian secara elektronik melalui portal http://sapawarga.surabaya.go.id/lampidv4 serta mengunggah persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, antara lain:
  2. 2.Setelah mengentri data dan mengunggah kelengkapan persyaratan secara elektronik, pemohon mencetak bukti pendaftaran;
  3. 3.Pemohon menyampaikan bukti pendaftaran dan berkas persyaratan ke kelurahan;
 

RT & RW

  1. 4.RT & RW membuatkan pengantar permohonan akta kematian;
 

Kelurahan

  1. 5.Petugas registrasi di kelurahan akan melakukan verifikasi kebenaran dan kelengkapan data yang diunggah dengan mencocokkan dokumen persyaratan;
  2. 6.Apabila persyaratan sudah lengkap dan benar, maka pemohon menandatangani Register Akta yang telah disediakan sebagai bukti telah disetujui permohonan aktanya;
  3. 7.Petugas Registrasi melakukan persetujuan akta secara elektronik;
  4. 8.Lurah segera menyetujui permohonan tersebut secara elektronik;
 

Kecamatan

  1. 9.Pemohon melaporkan ke petugas untuk pemisahan KK (Jika yang meninggal adalah kepala keluarga);
 

Dispendukcapil

  1. 10.Petugas Dinas melakukan verifikasi berdasarkan data pemohon akta secara elektronik;
  2. 11.Setelah dinyatakan lengkap persyaratan permohonan akta akan dilakukan persetujuan secara berjenjang mulai staf hingga Kepala Dinas;
  3. 12.Petugasmenerbitkan kutipan akta kematian kemudian mengirim kutipan akta kematian ke Kelurahan;
    1. 13.Apabila tidak lengkap persyaratan permohonan akta, maka akan dilakukan penolakan secara elektronik untuk dilengkapi melalui login Lurah setempat.

3 Hari Kerja

 

 

 

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

30

Hari Kerja

Denda Administratif (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp.

0,-

 

Terakhir Diperbaharui ( Senin, 10 Juli 2017 09:05 )
 

Prosedur Pencatatan Kelahiran Bagi Orang Asing

Surel Cetak PDF

ALUR

PERSYARATAN / BLANKO

WAKTU

Pemohon

Membawa persyaratan :

  1. Surat Keterangan Kelahiran dari dokter / bidan / penolong kelahiran;
  2. Fotocopy dokumen:
    • Passport, bagi Orang Asing pemegang izin kunjungan/singgah;
    • Buku pengawasan orang asing;
    • KITAS dan SKTT (asli, bagi orang asing yang memiliki izin tinggal terbatas);
    • KK dan KTP (bagi orang asing yang memiliki izin tinggal tetap);
  1. Fotocopy Akta Perkawinan /Akta Nikah orang tua yang dilegalisir;
  2. Fotocopy KTP 2 (dua) orang saksi yang mengetahui peristiwa;
  3. Akta kelahiran ibu (apabila ada), bagi anak lahir di luar nikah;
  4. Surat Pernyataan Belum Pernah Mencatatkan Perkawinan dari Ibu bagi anak yang lahir diluar nikah;
 

Dispendukcapil

  1. Petugas memberikan form F.2-04 (Surat Keterangan Kelahiran Orang Asing) untuk diisi dan ditandatangani oleh pemohon;
  2. Petugas menerima dan memverifikasi form F.2-04 setelah diisi dan ditandatangani pemohon berdasarkan lampiran persyaratan yang berlaku;
  3. Petugas merekam Peristiwa Kelahiran ke dalam database dan register akta;
  4. Petugas menerbitkan kutipan akta kelahiran untuk disampaikan ke pemohon;
  5. Petugas menyimpan register akta kelahiran sebagai arsip.

Paling Lambat

7 Hari Kerja

Retribusi

:

Rp.

0,-

Jangka Waktu Keterlambatan Pelaporan

:

60

Hari Kerja

Denda Administrasi (Apabila Terlambat Melapor)

:

Rp.

1.000.000,-

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 26 Agustus 2014 11:00 )
 
Halaman 1 dari 5 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.