Berita

Mobil Keliling Dispenduk Capil, Percepat Warga Surabaya Punya KTP-el

Surel Cetak PDF

alt

Surabaya – Inovasi layanan kembali dihadirkan Pemerintah Kota Surabaya. Melalui mobil keliling, Dinas Dukcapil melakukan layanan jemput bola pencetakan KTP-el menyisir seluruh kecamatan se-Surabaya. 

 “Layanan keliling KTP-el menggunakan mobil keliling yang disediakan Pemerintah Kota Surabaya. Setiap mobil melayani ke kecamatan-kecamatan se-Surabaya secara bergilir. Satu hari satu kecamatan”, jelas Kepala Dinas Dukcapil Kota Surabaya Moh. Suharto Wardoyo melalui keterangan tertulis, Selasa (08/05/2018). 

Dimulai dari Kecamatan Bubutan pada tanggal 2 April lalu dan akan berakhir di Kecamatan Lakarsantri pada 16 Mei mendatang. 

“Dari 31 kecamatan, kami sudah melayani di 21 kecamatan pada April lalu. Sisanya di bulan Mei ini 10 kecamatan. Nah, masih ada 6 kecamatan yang akan kami layani di bulan ini”, lanjut Anang, sapaan akrab Suharto. 

 Namun, Anang menjelaskan bahwa tidak semua penduduk bisa dilayani. “Kami hanya melayani warga yang datanya sudah print ready record (PRR) dalam database nasional”, katanya. 

Hal ini menurutnya dikarenakan masih ada penduduk yang data KTP-elnya bermasalah. Misalnya belum diverifikasi ketunggalannya, dan data status ganda karena merekam lebih dari satu kali. Selain itu, ada data anomali yang secara sistem ditemukan ketidakwajaran. 

Penambahan layanan mobil keliling bertujuan memaksimalkan jumlah KTP-el yang dicetak setiap harinya. Pelayanan tersebut juga bisa mempermudah masyarakat yang saat ini belum mendapatkan KTP-el. 

“Pelayanan dibuka pukul 09.00 sampai 14.00 WIB. Silakan datangi kecamatan sesuai jadwal yang ada”, tutup Anang.

Layanan mobil keliling selama bulan April:

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 09 May 2018 14:13 ) Selengkapnya...
 

Kunjungan dari DispendukCapil Kota Bima

Surel Cetak PDF

tamu bima2

Inovasi Pelayanan Administrasi Kependudukan sangat dibutuhkan. Melalui inovasi, kebutuhan warga akan Dokumen kependudukan dapat dengan mudah terpenuhi. Inovasi tersebut mendorong Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bima berkunjung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Melalui Inovasi 6 in 1 dalam website http://lampid.surabaya.go.id/ diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pelayanan kepada masyarakat.

(ShiroJutsu)

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 22 Maret 2018 12:16 )
 

Dispendukcapil Hadirkan Akta Nikah Online

Surel Cetak PDF

perkawinan

Berbagai layanan publik terus ditingkatkan bagi warga Kota Surabaya. Saat ini pencatatan pernikahan dan perceraian pun bisa dilakukan dengan sistem online.

Pemandangan berbeda terlihat kemarin (29/4) di ruang kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya. Di meja sudah tersedia dua lembar akta nikah yang siap ditandatangani. Selangkah lagi pernikahan mempelai tersebut sah secara hukum di mata negara.

Itu merupakan pencatatan pertama pernikahan dengan bukti yang langsung diserahkan. "Sebelumnya, setelah pencatatan perkawinan, masih harus diproses tujuh hari kerja untuk penerbitan akta perkawinan. Ini merupakan yang pertama di Indonesia," ujar Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya Suharto Wardoyo.

Anang -sapaan Suharto Wardoyo- menerangkan, ada prosedur untuk bisa mendapatkan akta nikah secara langsung setelah pencatatan pernikahan. Sebelumnya, calon pengantin harus melakukan registrasi online di lampid.surabaya.go.id. "Setelah pemberkatan nanti (nonmuslim, Red), verifikasi berkas ke petugas dan mengisi secara online. Setelah itu penjadwalan pencatatan perkawinan di dispendukcapil," terangnya.

Meski demikian, layanan pencatatan dan akta pernikahan dalam bentuk "paket hemat" tersebut masih diperuntukkan pemeluk agama selain Islam. "Untuk yang beragama Islam, pencatatan tetap dilakukan di KUA," jelasnya. (gal/c11/nda/jpnn)

Sumber :

http://www.jpnn.com/news/kini-dispendukcapil-hadirkan-akta-nikah-online?page=2
 

Pahe Dispendukcapil Percepat Pengurusan Akta

Surel Cetak PDF

dsc 6301e

SURABAYA – Pelayanan administrasi terhadap warga Surabaya kian mudah. Sebab, pemkot kini tak hanya memberlakukan pengurusan berkas secara online hingga diantar ke rumah. Ada juga paket pengurusan yang dapat meringkas tahap birokrasi.

Sejak 1 April, resmi berlaku paket hemat alias pahe. Program tersebut sekaligus melayani pengurusan akta dan kartu keluarga (KK). Memang, selama ini, pengurusan akta dan KK sering dilakukan secara terpisah. Kini, saat mengurus akta, pemohon bisa langsung mendapatkan KK baru. KK baru itu dilengkapi dengan tambahan anggota keluarga untuk pengajuan akta kelahiran atau penghapusan anggota keluarga untuk pengurusan akta kematian.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surabaya Irvan Dani Ananda menyampaikan, pahe diharapkan dapat menekan keterlambatan pengurusan berkas. Selama ini, meski sudah memohon akta, masyarakat sering lalai mengurus KK. ’’Ya memang harus ngurus ke kecamatan lagi untuk tambah jiwa atau hapus anggota keluarga,’’ jelas Irvan.

Karena itu, dengan pahe, masyarakat bisa memperbarui berkas kependudukan dengan cepat dan mudah. Di samping itu, program tersebut mendorong pemkot melakukan pembaruan data kependudukan.

Hampir sebulan pemberlakuan pahe, tercatat 1.701 pengurusan akta kelahiran dan 1.101 akta kematian yang dilayani. Bahkan, kini pengurusan dilayani di puskesmas dan rumah sakit. Irvan berharap program tersebut mempercepat kepemilikan akta.

Saat ini, ada enam puskesmas yang bisa melayani pahe. Yakni, Puskesmas Dupak, Kali Kedinding, Kedurus, Simomulyo, Manukan Kulon, dan Jagir. Lalu, ada dua RS milik pemkot, yakni RSUD dr M. Soewandhie dan Bakti Dharma Husada yang juga ditunjuk untuk melayani pahe. Jadi, warga Surabaya bisa langsung mendapat KK ketika pulang setelah persalinan. ’’Satu hari bisa jadi atau maksimal tiga hari kerja,’’ kata Irvan.

Sigit Susetyo, kepala bagian umum RSUD dr M. Soewandhie, menyatakan bahwa selama ini surat dokter sering dihilangkan masyarakat. Akibatnya, masyarakat kembali datang untuk meminta surat tersebut saat hendak mengurus akta. Karena itu, lanjut Sigit, dengan pahe, warga bisa mendapatkan akta sebelum keluar dari rumah sakit. (kik/c23/oni)

Sumber : Jawa Pos 22 April 2017

 

KTP-el Berlaku Seumur Hidup

Surel Cetak PDF

alt

Ditjen Dukcapil - Mendagri Tjahjo Kumolo, Jum’at (29/01/2016), menerbitkan dua surat edaran menyikapi berbagai pemberitaan di media masa maupun dalam masyarakat terkait masa berlaku KTP elektronik (KTP-el).

Pertama, Surat Edaran Nomor 470/295/SJ tanggal 29 Januari 2016 perihal KTP Elektronik (KTP-el) Berlaku Seumur Hidup, yang ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja dan para pimpinan lembaga non kementerian. Kedua, Surat Edaran Nomor 470/296/SJ dengan tanggal dan perihal yang sama, yang ditujukan kepada para Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia. 

Kedua surat edaran tersebut merupakan tindak lanjut atas berlakunya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. 

Dua pasal dalam undang-undang ini mengatur masa berlaku KTP-el. Pasal 64 ayat (7) huruf a menjelaskan bahwa KTP-el bagi WNI masa berlakunya seumur hidup. Selanjutnya, Pasal 101 huruf c menjelaskan bahwa KTP-el yang sudah diterbitkan sebelum Undang-Undang ini ditetapkan berlaku seumur hidup. Dengan demikian, KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 juga berlaku seumur hidup tanpa perlu diperpanjang meski telah habis (tercantum) masa berlakunya. 

Melalui surat edarannya, Mendagri menghimbau para Menteri Kabinet Kerja, para Pimpinan Lembaga non Kementerian, serta para Gubernur dan Bupati/Walikota seluruh Indonesia mematuhi ketentuan dimaksud dan menyebarluaskan informasi tersebut melalui berbagai media agar dapat diketahui para penyelenggara layanan publik dan masyarakat.

 
Halaman 1 dari 42 halaman

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.