HOT NEWS
---- KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 berlaku seumur hidup, dan tldak perlu diperpanjang   walapun telah habis masa berlakunya ---- Pengajuan Pencetakan KTP-el di Dispenduk di data dan di kirimkan lewat Kecamatan, Pemohon dapat mengurus Surat permohonan pencetakan di Kecamatan. ----
Home Berita Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya masuk zona hijau

Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya masuk zona hijau

Surel Cetak PDF

Pelayanan Baik: Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Surabaya untuk pembuatan akta kelahiran dan KTP elektronik masuk zona hijau

 

SURABAYA – Untuk kota Surabaya yang tercatat nilainya rendah atau memasuki zona merah adalah Badan Kearsipan dan Dinas Pertanian. Sesuai investigasi ORI SKPD tersebut buruk pelayanan publiknya. Yang pertama adalah Bagian Kearsipan, SKPD ini dinilai buruk pelayanannya dalam hal penerbitan izin penggunaan arsip yang bersifat tertutup. Sedangkan untuk Dinas Pertanian, pelayanan yang dianggap masih buruk adalah dalam pelayanan perizinan budidaya ikan dan penerbitan izin usaha pertanian yang kegiatan usahanya ada di kabupaten/kota.

"Mereka semua akan kami kumpulkan untuk mendapatkan pengarahan tentang standar pelayanan publik. Sebab ternyata untuk Kota Surabaya, SKPD yang pelayanan publik nya belum maksimal adalah SKPD yang cenderung jarang membuat produk pelayanan publik atau yang peminatnya jarang," kata Ketua ORI Jatim Agus Widhiarta. Padahal sesuai ketentuan dalam UU Nomor 23 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, sudah menyebutkan, pemenuhan standar pelayanan publik bukan ditentukan dari banyak sedikitnya masyarakat yang meminta pelayanan.

Jadi meskipun setiap tahun hanya ada satu atau dua warga yang meminta pelayanan, tetap harus dibuatkan standar pelayanan publiknya. Untuk standar pelayanan publik yang dimaksud dijelaskan Agus meliputi standar syarat pemberian layanan , standar prosedur pelayanan, standar penetapan biaya pelayanan publik, standar complain handling, dan standar waktu penyelesaian pelayanan.

Selain dua SKPD tersebut , ada lima SKPD lain yang mendapatkan evaluasi pelayanan publiknya. Yang pertama adalah Dinas Koperasi. Dinas satu ini masuk ke zona kuning lantaran pelayanan penerbitan mendirikan usaha koperasi yang dinilai masih belum optimal penetapan standar pelayanan publikmya. Selain itu, SKPD lainnya masuk zona kuning adalah Dinas Pendidikan.

"Pelayanan yang masih belum optimal dan masuk ke zona kuning adalah untuk penerbitan izin PAUD dan pendidikan non-formal. Selain itu, penerbitan izin pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh masyarakat," kata Agus. Sedangkan sisanya adalah Dinas Perdagangan yang sudah masuk ke zona hijau. Khususnya untuk pelayanan perizinan toko swalayan. Lalu ada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) yang sudah masuk zona hijau untuk pelayanan pembuatan akta kelahiran dan KTP elektronik.Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap (UPTSA) juga masuk zona hijau, khususnya untuk layanan penerbitan izin rumah sakit kelas C, penerbitan izin apotik dan toko obat, serta penerbitan izin pengumpulan sumbangan dalam kota.

"Hasil evaluasi ini sudah kami serahkan kebagian organisasi untuk diteruskan ke sekda dan wali kota. Tujuannya tentu saja agar pelayanan publik Kota Surabaya bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya," imbuh Agus. Tahun ini pun ORI juga akan melakukan investigasi ke sejumlah SKPD untuk menilai dan evaluasi kualitas pelayanan publiknya. SKPD mana yang dievaluasi langsung ditentukan oleh pusat dan sengaja dirahasiakan.

Menanggapi hasil evaluasi ORI , Anggota Komisi C DPRD Surabaya Vinsensius Awey menyatakan bahwa adanya evaluasi buruk ini menandakan kurang adanya keseriusan pemkot dalam memberikan pelayanan publik. "Terbukti SKPD hanya sedikit memberikan payanan publik ternyata malah tidak menyediakan standar prosedur layanan publik, ini kan jadi pertanyaan. Apakah pemkot baru bekerja ketika ada warga yang meminta layanan," komentar politisi Nasdem ini.

Sumber : Radar Surabaya ( Kamis, 21 Januari 2016)


Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 10 Maret 2016 08:15 )  

Sedang Online

Kami punya 582 tamu online

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.