HOT NEWS
Jam Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, Senin - Jumat : 07.30 - 21.00, Sabtu : 08.00 - 16.00 di Gedung Siola lt. 1 | Untuk KTP-el yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu diperpanjang karena otomatis menjadi berlaku seumur hidup | Cetak Ulang KTP-el karena Perubahan Data, Rusak atau Hilang dilakukan di Kecamatan.
Home Berita 400 Ribu NIK Terancam Diblokir

400 Ribu NIK Terancam Diblokir

Surel Cetak PDF
alt

Karena Data Ganda pada KTP dan KK

Pabean Cantian – Masih banyak warga Surabaya yang memiliki nomor induk kependudukan (NIK) ganda. Baik KTP-nya yang ganda maupun KTP dan KK (Kartu Keluarga) yang dobel.

Berdasar data dinas kependudukan dan catatan sipil (dispendukcapil) hingga 17 Februari lalu, tercatat ada 404.249 NIK ganda. Jumlah tersebut hampir 10 persen dari total jumlah penduduk dari Surabaya.

Kecamatan Tambaksari merupakan wilayah temuan NIK ganda terbanyak di kota ini. Yakni 33.804 data ganda. Disusul Kecamatan Sawahan dengan 32.623 NIK ganda. Di Kecamatan Semampir, ditemukan ada 30.471 NIK ganda.

Kepala Dispendukcapil Surabaya Suharto Wardoyo mengungkapkan, kejadian NIK ganda disebabkan penduduk memiliki KTP atau KK lebih dari satu. “Bisa hanya KTP-nya yang dobel. Atau KTP dan KK-nya sekaligus,” ujarnya di sela-sela sosialisasi perubahan administrasi kependudukan di Kecamatan Pabean Cantian kemarin (20/2). “Saya kurang tahu pasti penyebabnya,” lanjutnya.

Laki-laki yang akrab disapa Anang itu menjelaskan, penduduk yang memiliki NIK ganda akan diblokir. Pemblokiran tersebut mulai dilakukan pada 3 Maret mendatang. Jika KTP-nya dobel, NIK di dua identitas itulah yang akan diblokir. Perilaku yang sama diterapkan bila KTP dan KK-nya dobel. “Untuk menjaga keamanan data, semua diblokir,” tegasnya.

Dengan diblokirnya NIK, warga tersebut akan rugi. Sebab, mereka tidak dapat menikmati berbagai pelayanan public. Misalnya, perubahan KK, perpanjangan KTP, hingga pendaftaran anak bersekolah di Surabaya.

Meski begitu, pemblokiran NIK dapat dicopot. Caranya membuat surat peryataan yang disertai materai dan ditandatangani RT, RW, Lurah, serta Camat. Surat keterangan tersebut berisi bukti tempat tinggal dan pernyataan bahwa dia adalah warga Surabaya serta pengakuan bahwa pihaknya bukan warga luar Surabaya. “Nanti kalau kami sudah terima surat itu, pemblokirannya akan dilepas. Jadi, dia bias melakukan administrasi kependudukan lagi,” terang Anang.

Sementara itu, Camat Pabean Cantian Tomi Ardiyanto mengatakan ada 13.534 NIK ganda dari 93.741 penduduk di sana.

“Senin besok (24/02) ada pelayanan surat pernyataan di kecamatan,” jelasnya. (doc/c14/ai)

Sumber : Metropolis Jumat 21 Februari 2014
 

Sedang Online

Kami punya 625 tamu online

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.