HOT NEWS
Jam Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, Senin - Jumat : 07.30 - 21.00, Sabtu : 08.00 - 16.00 di Gedung Siola lt. 1 | Untuk KTP-el yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu diperpanjang karena otomatis menjadi berlaku seumur hidup | Cetak Ulang KTP-el karena Perubahan Data, Rusak atau Hilang dilakukan di Kecamatan.
Home Berita TATA CARA PENGENAAN SANKSI ADMINISTRATIF PELANGGARAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

TATA CARA PENGENAAN SANKSI ADMINISTRATIF PELANGGARAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

Surel Cetak PDF

TATA CARA PENGENAAN

SANKSI ADMINISTRATIF PELANGGARAN PERATURAN DAERAH

KOTA SURABAYA NOMOR 5 TAHUN 2011

TENTANG PENYELENGGARAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

 

 1. Pengenaan denda administratif bagi penduduk WNI / Orang Asing yang bepergian tidak membawa Kartu Identitas :

PERISTIWA KEPENDUDUKAN

DENDA

WNI bepergian tidak membawa KTP

Rp.   50.000,-

WNI tinggal sementara bepergian tidak membawa Kartu Identitas Penduduk Musiman ( KIPEM )

Rp.   50.000,-

Orang Asing yang memiliki Izin Tinggal Terbatas yang bepergian tidak membawa Kartu Surat Keterangan Tempat Tinggal ( SKTT )

Rp. 100.000,-

 2. Perubahan susunan keluarga dalam Kartu Keluarga meliputi kelahiran, kematian, pindah dan pindah datang, dengan batas waktu pelaporan sebagai berikut :

PELAPORAN KEPENDUDUKAN

JANGKA WAKTU

BATAS WAKTU

DENDA

Kelahiran

30 HARI

sejak diterbitkannya Akta Kelahiran

Rp. 100.000,-

Kematian

30 HARI

sejak diterbitkannya Surat Keterangan Kematian

Rp. 100.000,-

Pindah

30 HARI

sejak diterbitkannya Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Rp. 100.000,-

Pindah Datang

30 HARI

sejak diterbitkannya Surat Keterangan Pindah Datang Warga Negara Indonesia (SKPDWNI) oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Rp. 100.000,-

 3. Kartu Tanda Penduduk :

PERISTIWA KEPENDUDUKAN

JANGKA WAKTU

BATAS WAKTU

DENDA

KTP

1 HARI

setelah masa berlakunya KTP berakhir

Rp. 100.000,-

 

Keterangan :

Penduduk tidak dikenakan denda jika,

  • Penduduk yang melakukan perekaman e-KTP sebelum tanggal 1 Januari 2014 dengan membawa KTP yang telah berakhir masa berlakunya;
  • Penduduk yang telah melakukan perekaman e-KTP, yang bermaksud mengambil e-KTP dengan membawa KTP yang telah berakhir masa berlakunya.

 

  1. a.Perpanjangan KTP dapat dilakukan paling cepat 2 (dua) bulan sebelum masa berlakunya KTP berakhir.
  2. b.Dalam hal saat melakukan perekaman atau mengambil e-KTP, penduduk tidak membawa KTP, yang disebabkan hilang maka penduduk harus melampirkan surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian.
  3. c.Dalam hal penduduk sudah melakukan perekaman e-KTP tetapi belum menerima e-KTP, maka KTP yang telah habis masa berlakunya dinyatakan tetap berlaku.
  4. d.Masa berlaku KTP sebagaimana dimaksud pada poin (c) sampai dengan penduduk yang bersangkutan menerima e-KTP.

 4. Penduduk WNI/orang asing dibebaskan dari sanksi administratif berupa denda administratif, apabila penduduk WNI/orang asing yang melaporkan peristiwa kependudukan atau peristiwa penting melebihi batas waktu pelaporan memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  1. Penduduk WNI yang memiliki surat keterangan miskin dari Lurah setempat;
  2. Orang asing yang dinyatakan berada di luar negeri pada saat batas waktu pelaporan, dibuktikan dengan stempel keberangkatan dan kedatangan pada paspor yang bersangkutan dan dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja terhitung dari stempel tanggal kedatangan pada paspor.

 

 

 

 

Sedang Online

Kami punya 831 tamu online

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.