HOT NEWS
Jam Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, Senin - Jumat : 07.30 - 21.00, Sabtu : 08.00 - 16.00 di Gedung Siola lt. 1 | Untuk KTP-el yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu diperpanjang karena otomatis menjadi berlaku seumur hidup | Cetak Ulang KTP-el karena Perubahan Data, Rusak atau Hilang dilakukan di Kecamatan.
Home Berita Dispenduk Pusing, Banyak KTP Palsu Beredar

Dispenduk Pusing, Banyak KTP Palsu Beredar

Surel Cetak PDF
alt

Surabayakita.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya membuka stan verifikasi data KTP dan e-KTP di Bank Jatim cabang Basuki Rahmat.Hal ini mengantisipasi maraknya KTP palsu.

Kadispendukcapil Suharto Wardoyo mengatakan, stan tersebut sudah dibuka sejak 4 April 2013. Operasinya pada jam kerja dan akan berlangsung seterusnya sampai waktu yang belum ditentukan.

Dia melanjutkan, tujuan stan verifikasi KTP ini adalah untuk mencegah penggunaan KTP palsu untuk keperluan transaksi bank. Misalnya, untuk membuka rekening, pengambilan uang, atau pengajuan kredit bank.

“Upaya ini bisa memberi kemudahan bagi pihak bank untuk mengecek apakah KTP tersebut memiliki keabsahan yang valid,” katanya.

Menurut Suharto, validasi KTP sangat penting lantaran menyangkut uang nasabah. Pria yang akrab disapa Anang ini juga menyatakan, hal itu dapat menghindari terjadinya tindak pidana pencucian uang serta sebagai bentuk antisipasi tindak kejahatan lainnya.

Proses validasi KTP terbilang cukup mudah dan sederhana. Karyawan bank akan membawa KTP nasabah/calon nasabah ke stan verifikasi KTP yang letaknya berada di dekat pintu masuk. Di sana, Dispendukcapil telah menugaskan dua pegawai yang siap mengecek keabsahan KTP melalui nomor induk kependudukan (NIK)-nya. Jika NIK tidak terdaftar di database Dispenducapil, maka bank tidak akan melayani.

“Pengecekan data KTP sangat perlu dilakukan, apalagi e-KTP sekarang tidak ada tanda tangan dari pejabat, sehingga sering diragukan keabsahannya,” imbuhnya.

Sejak pertama dibuka di Bank Jatim hingga sekarang, masih belum ada temuan adanya KTP palsu. Namun, kata Anang, KTP palsu justru banyak teridentifikasi di kantor Dispenducapil. Untuk itu, ia menghimbau warga agar memiliki satu KTP saja, dengan kata lain tidak ber-KTP ganda.

Mantan Kabag Hukum Pemkot Surabaya ini menambahkan, selain untuk mengecek keaslian KTP, stan verifikasi KTP juga bisa dimanfaatkan warga untuk melakukan perekaman data e-KTP. Ke depan, tak menutup kemungkinan verifikasi KTP juga dibuka di bank-bank lain. (red)

Sumber : Surabayakita.com

 

Sedang Online

Kami punya 958 tamu online

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.