HOT NEWS
Jam Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, Senin - Jumat : 07.30 - 21.00, Sabtu : 08.00 - 16.00 di Gedung Siola lt. 1 | Untuk KTP-el yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu diperpanjang karena otomatis menjadi berlaku seumur hidup | Cetak Ulang KTP-el karena Perubahan Data, Rusak atau Hilang dilakukan di Kecamatan.
Home Berita Jelang Ajaran Baru, Warga Luar Kota Mulai Serbu Surabaya

Jelang Ajaran Baru, Warga Luar Kota Mulai Serbu Surabaya

Surel Cetak PDF
alt

SURABAYA- Menjelang tahun ajaran baru jumlah anak usia sekolah (18 tahun ke bawah) yang masuk ke Surabaya meningkat. Jumlahnya mencapai 57 anak mulai Januari 2013 hingga akhir Februari 2013.

Menariknya, kepindahan mereka tidak disertai kedua orangtuanya, tapi diikutkan pada kartu susunan keluarga (KSK) disisipkan di KSK kakek/nenek, saudara, dan keluarga lainnya.

Mereka berasal dari sejumlah wilayah, Sidoarjo, Gresik dan kota-kota lain di jatim dan luar pulau.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surabaya Suharto Wardoyo mengungkapkan, dalam permohonan pindah tidak disebutkan tujuannya secara jelas. Tapi, besar kemungkinan untuk bisa mengikuti PSB di Surabaya.

Suharto mendukung program dinas pendidikan yang memberikan batasan untuk siswa luar kota, tapi dia tidak bisa melarang siapapun yang ingin masuk Surabaya.

Asalkan ketentuan pindahnya sudah lengkap, pihaknya pasti akan meloloskan permohonan tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya M Ikhsan memastikan akan memberlakukan kuota 1 persen untuk siswa luar Surabaya.

Mengenai banyaknya siswa yang pindah ke Surabaya karena ingin mendapat kemudahan PSB, dia menyarankan orangtuanya juga ikut pindah. "Jika tidak, siswa itu tetap kena kuota luar kota,"katanya. - See more at: http://surabaya.tribunnews.com/2013/02/23/jelang-ajaran-baru-warga-luar-kota-mulai-serbu-surabaya#sthash.tSZVppJF.nAbPo8x5.dpuf

SURABAYA - Menjelang tahun ajaran baru jumlah anak usia sekolah (18 tahun ke bawah) yang masuk ke Surabaya meningkat. Jumlahnya mencapai 57 anak mulai Januari 2013 hingga akhir Februari 2013.

Menariknya, kepindahan mereka tidak disertai kedua orangtuanya, tapi diikutkan pada kartu susunan keluarga (KSK) disisipkan di KSK kakek/nenek, saudara, dan keluarga lainnya.

Mereka berasal dari sejumlah wilayah, Sidoarjo, Gresik dan kota-kota lain di jatim dan luar pulau.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surabaya Suharto Wardoyo mengungkapkan, dalam permohonan pindah tidak disebutkan tujuannya secara jelas. Tapi, besar kemungkinan untuk bisa mengikuti PSB di Surabaya.

Suharto mendukung program dinas pendidikan yang memberikan batasan untuk siswa luar kota, tapi dia tidak bisa melarang siapapun yang ingin masuk Surabaya.

Asalkan ketentuan pindahnya sudah lengkap, pihaknya pasti akan meloloskan permohonan tersebut.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya M Ikhsan memastikan akan memberlakukan kuota 1 persen untuk siswa luar Surabaya.

Mengenai banyaknya siswa yang pindah ke Surabaya karena ingin mendapat kemudahan PSB, dia menyarankan orangtuanya juga ikut pindah. "Jika tidak, siswa itu tetap kena kuota luar kota,"katanya.

Sumber : Surya Online

 

Sedang Online

Kami punya 703 tamu dan 1 anggota online
  • Sudiartono

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.