HOT NEWS
Jam Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, Senin - Jumat : 07.30 - 21.00, Sabtu : 08.00 - 16.00 di Gedung Siola lt. 1 | Untuk KTP-el yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu diperpanjang karena otomatis menjadi berlaku seumur hidup | Cetak Ulang KTP-el karena Perubahan Data, Rusak atau Hilang dilakukan di Kecamatan.
Home Berita Denda KTP, KPP Semprit Dispenduk Surabaya

Denda KTP, KPP Semprit Dispenduk Surabaya

Surel Cetak PDF
alt

SURABAYA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya kena semprit Komisi Pelayanan Publik (KPP) Jawa Timur.

KPP menganggap Dispendukcapil Kota Surabaya belum maksimal dalam melakukan sosialisasi tentang retribusi dan sanksi administrasi keterlambatan perpanjangan KTP.

Komisioner KPP Jatim, Nuning Rodiah, Rabu (16/1/2013) mengatakan, Dispenduk harus menyosialisasikan aturan-aturan yang menjamin kepastian layanan bagi warga terkait kebijakan administrasi kependudukan.

Pasalnya, banyak elemen masyarakat yang belum mengetahui terkait sanksi administrasi keterlambatan perpanjangan KTP dan regulasi bagi masyarakat miskin yang tidak mampu membayar retribusi dan sanksi administrasi.

"Meski Dispenduk telah melakukan sosialisasi, KPP menilai upaya yang dilakukan belum maksimal. Hal ini akan merugikan masyarakat karena harus bolak-balik untuk melakukan proses permohonan," tegas Nuning.

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Suharto Wardoyo saat dikonfirmasi, membenarkan jika KPP Jatim sudah mendatangi kantornya pada Rabu siang.

Dijelaskan Suharto, dirinya sudah menyampaikan dan menunjukkan dokumentasi sosialisasi denda keterlambatan di 31 kecamatan di Surabaya pada September dan Oktober 2012.

"Saya juga jelaskan bahwa kami mengundang dan menyebarkan brosur denda kepada ketua LKMK, ketua RW dan ketua RT, termasuk pemasangan spanduk dan pamflet di kantor kecamatan," jelas Suharto.

Menurutnya, warga mungkin mengira hanya pelaporan kelahiran dan kematian yang terlambat saja yang terkena denda. "Padahal terlambat perpanjangan KTP dan perubahan susunan keluarga dalam KK, juga kena denda," imbuhnya.

 

Sedang Online

Kami punya 432 tamu online

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.