HOT NEWS
Jam Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya, Senin - Jumat : 07.30 - 21.00, Sabtu : 08.00 - 16.00 di Gedung Siola lt. 1 | Untuk KTP-el yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu diperpanjang karena otomatis menjadi berlaku seumur hidup | Cetak Ulang KTP-el karena Perubahan Data, Rusak atau Hilang dilakukan di Kecamatan.
Home Berita Target e-KTP Kota Surabaya Tak Terpenuhi

Target e-KTP Kota Surabaya Tak Terpenuhi

Surel Cetak PDF
alt

        Surabaya, Target progress e-KTP kota Surabaya tak memenuhi target yang ditentukan. Dari sekitar 1.526.902 wajib KTP hanya tercapai sekitar 81,37% atau sekitar 1.876.395 saja yang baru mengurus e-KTP. Tak terpenuhinya target e-KTP ini disebabkan oleh banyak faktor sehingga warga kota enggan untuk mengurus e-KTP.
           Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota Surabaya-R Moh Suharto Wardoyo SH MHum ketika memberikan Pemantapan Koordinasi Camat dan Lurah dalam Rangka Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat mengakui tak terpenuhinya target. Dari data yang diperoleh Bhirawa menyebutkan bahwa untuk Kecamatan yang terendah pelaksanaan e-KTP adalah Kecamatan Pabean Cantikan. Dari wajib KTP sebesar 72.000 orang hanya tercapai sekitar 38.797 orang atau hanya tercapai 53,88%. Sedangkan Kecamatan Genteng pencapaian e-KTP telah melebihi target dimana untuk wajib KTP sebesar 52.641 orang tercapai sekitar 58.637 orang. Tak terpenuhi target e-KTP ini menurut Suharto Wardoyo ketika e-KTP sudah jadi. Banyak warga kota yang tak tahu dimana sesuai dengan Peraturan Presiden 67/2011 bahwa yang menandatangani e-KTP bukan lagi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, namun ditandatangani oleh pemilik. ''Karena itu banyak warga yang mengeluh e-KTP-nya ditolak oleh pihak bank sehingga mereka mengunakan KTP lama. Selain itu ada juga warga pada waktu perekaman data menggunakan alamat lama. Sedangkan waktu pembagian dia sudah pindah ke alamat baru. Otomatis e-KTP tersebut harus dikembalikan ke pusat untuk pembaharuan data. ''Sudah 2 minggu yang lalu kita melakukan pembagian e-KTP. Dari pusat telah mengirimkan 1.200.000 e-KTP yang sudah jadi, sekitar 523.000 sudah dibagikan kepada warga kota Surabaya. Bahkan  mulai besok (Selasa, Red.) pemkot membantu proses e-KTP di Kabupaten Jember, Lumajang dan Tuban dengan meminjamkan alat e-KTP,'' kata Suharto Wardoyo.
Menurut Suharto sebenarnya di setiap Kecamatan telah disediakan 2 alat perekam data e-KTP, namun untuk membantu 3 Kabupaten tersebut, pemkot mengirim 16 alat ke Kabupaten Jember, 14 alat ke Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Tuban hanya mendapat bantuan 1 alat saja.
          Menurut Asisten I Bidang Pemerintahan-Hadisiswanto Anwar, SH., M.Si juga mengakui bahwa kendala terbesar saat ini adalah E-KTP yang ada pembaharuan data harus dikirim lagi ke pusat.
Saat ini menurut mantan Kabag Hukum kota Surabaya ini, Pemkot tidak mempunyai kewenangan penuh untuk pembenahan data e-KTP. Jadi tidak ada cara lain dengan memberikan penjelasan kepada warga kota untuk memberikan data yang benar. [dre]

Sumber : www.harianbhirawa.co.id

 

 

Sedang Online

Kami punya 967 tamu online

Halaman Login

Untuk bisa berpartisipasi dalam suara warga atau polling, silahkan anda login terlebih dahulu. bila belum terdaftar silahkan register.